IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » 2025, Indonesia Terancam Impor BBM 1,5 Juta BPH

2025, Indonesia Terancam Impor BBM 1,5 Juta BPH

Written By Indopetro portal on Thursday, 25 September 2014 | 07:01

indoPetroNews.com - Jarak konsumsi dengan produksi bahan bakar minyak (BBM) semakin memprihatinkan. Dari tahun ke tahun ketimpangan itu semakin besar.

Gde Pradnyana, Sekretaris SKK Migas kepada wartawan di Jakarta, (24/9) mengatakan, hal itu terjadi lantaran kebutuhan BBM per tahun meningkat 8 persen, namun di sisi lain terjadi penurunan alamiah dari lifting mencapai 10-15 persen.

Ia menjelaskan, puncak produksi minyak pernah terjadi pada 1977 dan 1995. Namun, lapangan-lapangan di Minas dan Duri kini sudah menua sehingga produksinya menurun, sementara kebutuhan terus meningkat.

Menurutnya, pengendalian dari sisi konsumsi bukan berarti dilarang. Sebab, konsumsi yang tinggi sejatinya juga menunjukkan kesejahteraan masyarakat makin tinggi. "Yang ideal harus ada diversifikasi energi, supaya ketergantungan terhadap minyak berkurang," lanjut Gde.

Menurutnya, apabila tidak ada upaya dalam diversifikasi energi dan pengendalian konsumsi, sehingga Indonesia terancam menjadi nett importir pada 2025 mendatang. "Pada 2025 impor kita bisa mencapai 1,5 juta barrel per hari minyak. Karena konsumsinya tumbuh 8 persen per tahun, tapi produksi alamiah turun 10-15 persen," tegasnya.(ris)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login