IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Kadin "Colek" DPR, Minta Kepastian Hukum

Kadin "Colek" DPR, Minta Kepastian Hukum

Written By Indopetro portal on Thursday, 25 September 2014 | 13:03

indoPetroNews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mempertanyakan sikap DPR untuk sektor minyak dan gas bumi (migas). Soalnya, DPR menetapkan target lifting minyak naik menjadi 900 ribu barel per hari (bph), namun anggaran cost recovery dipangkas hingga USD 16 miliar.

"Logika yang masuk itu apabila ingin meningkatkan produksi, seharusnya cost recovery dinaikkan, ini sebaliknya” ujar Wakil Ketua Komite Tetap Hulu Migas Kadin, Firlie Ganinduto di Jakarta, (24/9) 

Selain itu, lanjutnya, untuk mendukung berkembangnya industri migas saat ini diperlukan kepastian hukum yang bisa menjamin para pengusaha. 

"Kini boleh dibilang tidak ada kepastian hukum, ya sejak dibubarkannya Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas)," terangnya.

Sayangnya, lanjut Firlie, pekerjaan revisi Undang-Undang (UU) Migas sejak dibubarkan BP Migas sampai sekarang belum terlihat hasil konkretnya. Padahal, kepastian hukum sangat penting bagi calon investor. 

Menurut Firlie, lifting minyak turun karena tidak eksplorasi baru. Sumur yang saat ini diandalkan produksi itu sumber minyak yang 20 hingga 30 tahun yang lalu. "Dan perlu segera ada kepastian hukum, untuk bisa menarik investor lebih ideal," terangnya.

Dengan begitu, lanjutnya, mesti segera ada perbaikan untuk masalah migas. "Salah satunya dengan memilih Menteri Energi Sumber Daya Mineral yang mumpuni. Sosoknya tak hanya menguasai migas saja, tapi listrik dan semuanya yang terkait," paparnya.(ris)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login