IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Koalisi Masyarakat Sipil Desak Meneg BUMN Transparan Soal Seleksi Dirut Pertamina

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Meneg BUMN Transparan Soal Seleksi Dirut Pertamina

Written By Indopetro portal on Sunday, 16 November 2014 | 08:19

indoPetroNews.com - Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay (PWYP) Indonesia mendesak Menteri BUMN agar mekanisme dan proses seleksi Direktur Utama Pertamina dilakukan secara transparan. Meneg BUMN juga diminta untuk menyampaikan kepada publik kriteria-kirteria umum dan khusus untuk posisi Dirut dan Direksi Pertamina. Pemerintah juga diminta untuk melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebagai bagaian dari proses seleksi orang nomer satu di BUMN terbesar di Indonesia itu. Hal itu ditujukan untuk membuktikan komitmen Pemerintahan Jokowi-JK yang akan transparan dalam pengelolaan pemerintahannya. Demikian Kata Febby Tumiwa kepada media di Jakarta, Sabtu (15/11).

Fabby Tumiwa, Ketua Badan Pengawas PWYP Indonesia serta anggota Board International EITI menegaskan bahwa Pertamina sebagai BUMN yang strategis dalam penyediaan minyak mentah dan BBM domestik, selain memiliki anggaran belanja dan aset yang besar sangat rentan mengalami intervensi politis dan dijadikan “sapi perahan” untuk kepentingan ekonomi dari berbagai pihak, khususnya partai-partai penguasa. “Direktur Utama dan Dewan Direksi Pertamina yang berintegritas, profesional, dan memiliki rekam jejak yang baik merupakan modal awal untuk menghadang masuknya berbagai kepentingan yang ingin mengeksploitasi Pertamina yang merugikan negara dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Fabby, sebagai non listed public company sudah seharusnya proses seleksi Dirut, direksilainnya serta Komisaris dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaanGood Corporate Governance BUMN di tanah air. Dia berharap Pemerintahan Jokowi-JK melakukan terobosan dalam proses rekruitmen Direksi BUMN sehingga reputasi dan kepercayaan kepada BUMN meningkat di mata publik dan masyarakat internasional.

Maryati Abdullah, Koordinator Nasional PWYP Indonesia menjelaskan, selain integritas, Pertamina juga harus dipimpin orang yang memiliki kapabilitas dalam industri migas. “Pertamina harus dipimpin oleh orang yang memahami industri migas, dan memiliki visi untuk mengembangkan migas bagi kemajuan perekonomian nasional” kata Maryati.

Dia juga menambahkan, Presiden Jokowi selalu mengatakan, posisi-posisi strategis di Negara haruslah diisi oleh orang yang benar-benar memiliki kapasitas dalam menjalankan perannya. “Karena itu, sudah seharusnya Menteri BUMN memiliki visi yang sama dengan presiden dalam proses seleksi Dirut Pertamina. Jangan sampai ada dugaan publik, Dirut Pertamina nantinya hanya menjadi orang ‘titipan’ saja,” tukasnya. Dirut Pertamina juga harus mampu memotong rente perdagangan minyak dan pengadaan bbm yang tidak efektif, termasuk membuat transparan perhitungan subsidi bbm, khususnya pada aspek biaya produksi (cost) agar publik dapat merasionalisasi harga bbm yang dikonsumsi masyarakat.

Pertamina mempunyai ambisi yang cukup besar yakni menjadi perusahaan kelas dunia (World Class Company). Berdasarkan Roadmap yang disusun, dalam lima tahun ke depan, Pertamina ditargetkan menjadi perusahaan minyak dan gas bumi (migas) terbesar di Asia Tenggara, sejajar dengan Petronas. Berdasarkan laporan keuangan dan operasional, Pertamina di semester I-2014 mampu memproduksi sebesar 520.360 barel setara minyak per hari (bopd). Naik 11,9% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.Pada 2014, Pertamina menargetkan pendapatan senilai US$ 79 miliar. Angka pendapatan tersebut lebih tinggi sekitar 6% dibandingkan dengan prognosa pendapatan 2013. Selain itu, target laba bersih Pertamina 2014 sebesar US$ 3,44 miliar.

Publish What You Pay Indonesia meminta agar Menteri BUMN Rini Soewandi menyampaikan kepada publik proses rekruitmen dan kriteria Pemilihan Dirut Pertamina, karena hal tersebut merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik. KPK dan PPATK hendaknya juga dilibatkan dalam menilai rekam jejak pada calon Direksi yang short-listed berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. UG



Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login