IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Izin Sektor Hulu Migas Dinilai Rumit

Izin Sektor Hulu Migas Dinilai Rumit

Written By Indopetro portal on Wednesday, 24 December 2014 | 08:30

indoPetroNews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lagi mempersiapkan perampingan izin di sektor industri hulu minyak dan gas (Migas). Pasalnya, selama ini diketahui proses izin industri tersebut cukup bertele-tele.

Tim Reformasi Migas menyebut, yang membuat industri migas di Republik ini sulit untuk berkembang adalah proses birokrasi yang rumit. Bayangkan, perizinan di hulu migas harus melewati 280 meja, yang melibatkan sekitar 11 hingga 13 institusi. Bahkan jika dicetak, jumlah kertas perizinan tersebut bisa mencapai 600.000 lembar.

Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri mengaku, sebelum memberikan rekomendasi kepada pemerintah, tim beranggotakan 20 orang ini akan mempelajari proses bisnis hulu migas terlebih dahulu. "Kami belum bisa berikan rekomendasi kalau proses perizinannya saja belum jelas. Mana yang perlu, mana yang tidak perlu, harus dipreteli satu demi satu," paparnya, di Jakarta, Selasa (23/12).

Faisal mengaku untuk membedah masalah perizinan ini, pihaknya memerlukan bantuan forensik auditor. Sementara proses auditnya memerlukan waktu sekitar empat bulan, padahal masa tugas tim reformasi hanya tersisa empat bulan lagi. Meski waktunya terbatas, di akhir masa kerjanya, Tim Reformasi berjanji akan melaporkan hasilnya kepada pemerintah.

Secara terpisah, Kementerian ESDM pun sedang mempersiapkan perampingan perizinan bersama lembaga migas lain. Nantinya proses pengurusan perizinan di sektor migas akan satu atap antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Migas, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas), dan Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas).

Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM, Naryanto Wagimin mengatakan, setiap kementerian harus mempersiapkan diri untuk perizinan satu atap itu, termasuk Ditjen Migas. "Ditjen Migas sendiri, itu sedikit (perizinannya), menurut saya. Yang susah itukan Kementerian lain," ujar Wagimin. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login