IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » PLT MG diTanjung Jabung Barat Mulai Dialiri Gas

PLT MG diTanjung Jabung Barat Mulai Dialiri Gas

Written By Indopetro portal on Friday, 19 December 2014 | 15:04

indoPetroNews.com - Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan mulai mengalirkan gas sebesar 0,01 juta kaki kubik per hari untuk start up pembangkit listrik tenaga mesin dan gas (PLTMG) di Desa Purwodadi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, pada Rabu (17/12) malam. Demikian dikatakan Rudianto Rimbono, Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kepada sejumlah media, Jumat (19/12).

Secara bertahap, kata Rudianto, pasokan gas tersebut akan meningkat hingga maksimal lima juta kaki kubik per hari. Gas menghasilkan delapan megawatt untuk memasok beberapa daerah di Tanjung Jabung Barat yang sebelumnya tidak teraliri listrik. Pasokan gas tersebut sebagai tindaklanjut revisi surat penunjukan penjual gas bumi (seller appointment letter/SAL) untuk JOB Pertamina Talisman Jambi Merang yang ditandatangani Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi pada Kamis, 27 November 2014. 

Berdasarkan revisi surat tersebut. JOB Jambi Merang menandatangani perjanjian jual beli gas bumi dengan PDPDE Sumatera Selatan. Revisi SAL dipilih karena merupakan opsi tercepat untuk mengalirkan gas ke PLTG Purwodadi mengingat kondisi kritis kelistrikan di daerah tersebut. Langkah ini sesuai berkomitmen pemerintah untuk memprioritaskan pasokan gas untuk domestik, khususnya untuk kelistrikan. 

Seperti diketahui Pemerintah Kebupaten Tanjung Jabung Barat, sebagian besar wilayahnya belum mendapat listrik. Elektrifikasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat hanya 42 persen. Empat kecamatan belum teraliri listrik sama sekali, yaitu Tebing Tinggi, Renah Mendalo, Seberang Kota, dan Kuala Betara. PLTG Purwodadi diproyeksikan memasok kebutuhan listrik masyarakat di Tebing Tinggi, Tungkal Ulu, Batang Asam, Merlung, Renah Mendalo, dan Muara Papalik.

Kondisi ini sempat membuat warga di enam kecamatan di Tanjung Jabung Barat menggeruduk kantor SKK Migas di Jambi akhir November 2014 lalu.Mereka menilai  perwakilan SKK Jambi tersebut lambat dan harus menunggu keputusan pusat.Ksr


Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login