IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Rupiah Anjlok, Laporan Keuangan PGN Terganggu

Rupiah Anjlok, Laporan Keuangan PGN Terganggu

Written By Indopetro portal on Wednesday, 17 December 2014 | 13:35

indoPetronews.com - Melemahnya Rupiah hingga di angka Rp. 12.700, memberikan dampak yang signifikan pada laporan keuangan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Hendi Priyo Santoso mengatakan, komponen pendapatan yang berbasis rupiah menjadi menurun. Hal tersebut disebabkan oleh laporan keuangan PGN yang selama ini tersusun berdasarkan dolar Amerika Serikat.

Kendati demikian, menurut Hendi perbaikan yang bersifat fundamental yang merupakan prioritas utama dalam perbaikan kinerja PGN. "Kita tidak mengharapkan perbaikan kinerja yang berbasis currently (waktu saat ini) karena itu tidak fundamental dan sifatnya hanya temporer," katanya, di Jakarta, Rabu (17/12).

Dia melanjutkan, PGN akan berupaya meningkatkan kinerja dengan penambahan volume pengelolaan gas dan menambah kapasitas infrastruktur, sehingga gas bumi bisa dimanfaatkan se-optimal mungkin.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PT PGN Heri Yusup mengatakan saat ini permintaan gas nasional mencapai lebih dari 2000 mmscfd (juta kaki kubik per hari). Namun, suplai yang diberikan kepada konsumen masih jauh di bawah permintaan. "Suplai dari PGN hampir 800 mmscfd," ujar Heri.

Saat ini, lanjutnya, PGN sedang berupaya meningkatkan volume suplai gas dengan meningkatkan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tambak Lorok, Jawa Tengah dan membangun pipa gas Kalimantan-Jawa (Kalija). "Dengan banyaknya pipa, maka akan banyak yang terhubung dan makin banyak pula yang mendapat aliran gas," tutupnya. (Epan Hasyim Siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login