IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Sumut Krisis Gas, Berikut Rekomendasi yang Perlu Dilakukan Pemerintah

Sumut Krisis Gas, Berikut Rekomendasi yang Perlu Dilakukan Pemerintah

Written By Indopetro portal on Monday, 22 December 2014 | 14:22

indoPetroNews.com - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut) mengatakan, krisis gas di wilayah tersebut sudah menjadi isu nasional, namun hingga kini belum ada penyelesaian yang kongkrit. Para anggota Kadin sebagai pelaku bisnis dan masyarakat umum di Sumatera Utara telah menjadi korban krisis yang telah berlangsung selama beberapa tahun belakangan ini.

Pernyataan itu terungkap pada acara Focus Group Discussion (FGD), yang digagas Energy Nusantara dan dihadiri sekitar 80 praktisi migas, terdiri dari instansi, asosiasi, perusahaan, akademisi di Jakarta dan Medan, dengan beberapa peserta lain yang datang dari Batam, Bandung dan Yogyakarta.

Wakil Ketua Umum Energi dan Mineral Kadin Sumut Tohar Suhartono menyatakan, pihaknya sudah mengirim surat sebanyak 10 kali ke Kementerian ESDM tapi tidak ditanggapi secara serius. “Kami sudah capek kirim surat, tapi tak ada tanggapan,” kata Tohar di acara FGD yang mengusung tema “Sinergi BUMN dan Peran Pemerintah dalam Menyelesaikan Krisis Gas Bumi di Wilayah Sumatera Utara,” Kamis (18/12).

Tohar mendesak agar gas tidak lagi diekspor namun digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dia juga meminta agar kontrak gas antara PGN dengan Pertamina yang saat ini tinggal 5-6 mmscfd dan akan selesai pada Maret 2015 tidak diputus. Ke depan, kata Tohar, perlu disusun strategi ketahanan energi Sumut dan mengurangi ketergantungan pada pipa gas Arun-Belawan. “Harus ada political will dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. koordinasi yang baik antara PGN, BPH Migas, Pertamina, Dirjen Migas, SKK Migas, Kadin, dan DEN penting untuk meminimalisasi kendala pasikan gas,” paparnya.


PGN-Pertamina Agar Bersatu

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Edi Salim menyarankan agar dua BUMN yakni PGN dan Pertamina bersatu demi mengatasi pasokan gas di Sumut. “Pemprov akan mendukung dengan mengusahakan gas mudah dan murah. Kebutuhan gas di Sumut mencapai 39,51 mmscfd tetapi yang tersedia hanya 6 mmscfd,” ujar Edi.

Sedangkan Kepala Sub Bagian Komunikasi dan Protokol SKK Migas Zudaldy Rafdi menegaskan bahwa harga gas harus memperhatikan keekonomian pasar. “Formula harga gas berbeda-beda antara di hulu dengan harga LNG,” ucap Zudaldy.

Sedangkan Kepala Divisi Gas dan BBM PT PLN Suryadi Mardjoeki menyatakan, persoalan di Sumut adalah gas yang tidak tersedia. Justru yang tersedia adalah LNG namun harganya cukup tinggi. “Persoalannya, apakah industri mampu membeli dengan harga di atas US$ 16 per mmbtu?” kata Suryadi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, dari hasil FGD diperoleh beberapa kesimpulan yang diharapkan bisa menjadi acuan pemerintah dalam mengambil keputusan mengingat krisis gas di Sumut sudah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan, di antaranya: 1). Regulasi mengenai alokasi penyediaan gas Sumut agar lebih fleksibel; 2).Kontrak gas saat ini yang akan segera berakhir antara PGN dengan Pertamina EP segera diperpanjang demi menjamin ketersediaan gas yang sudah berjalan selama ini; 3). Sinergi BUMN perlu lebih ditingkatkan supaya pengaliran gas dari Arun Belawan segera terwujud; 4). Harga gas harus tetap mempertimbangkan kemampuan daya beli dan daya saing dari end user; 5). Pemerintah segera mengambil langkah yang diperlukan, secara regulasi maupun kebijakan dan berkoordinasi dengan pihak instansi terkait maupun pelaku usaha BUMN, pendistribusian dan penyedia gas; 6). Harga gas  ditentukan dari mata rantai bisnis gas atau “value chain”, sehingga peran pemerintah diperlukan untuk mengatur sesuai dengan kemampuan end user; dan 7).Pemerintah harus melakukan kontrol terhadap harga gas mulai dari sumber-LNG-regasifikasi-transmisi-distribusi-end user.Ksr
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login