IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Bangun Infrastruktur, PGN Nyatakan Dukung Pemanfaatan Gas di Lampung

Bangun Infrastruktur, PGN Nyatakan Dukung Pemanfaatan Gas di Lampung

Written By Indopetro portal on Monday, 12 January 2015 | 13:10

indoPetroNews.com – Heri Yusuf, Sekretaris Perusahaan PT Prusahaan Gas Negara (PGN) mengatakan, PGN akan terus mendukung pemanfaatan gas bumi di wilayah Lampung melalui pembangunan infrastruktur dan penyaluran. “Kami percaya, dalam jangka panjang dengan sumber energi yang lebih baik, Lampung dapat menjadi kawasan industri yang maju dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik kepada masyarakatnya,” kata Heri Yusup saat acara peresmian pemanfaatan untuk industri di Lampung, Minggu (11/1).

Heri juga menyatakan komitmennya, selain mendistribusikan gas bumi kepada sektor industri, di Lampung, PGN juga telah siap untuk menyalurkan gas bagi sektor rumah tangga dan sektor usaha kecil (UMKM).

Sementara untuk memperkuat pasokan listrik di Lampung, PGN juga bersinergi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan menyediakan gas bagi sejumlah pembangkit listrik milik PLN. Rencananya, PGN akan menyalurkan gas ke beberapa titik serah gas yang akan dibangun pembangkit listrik antara lain GI Sribawono 100 MW, GI Sutami 30 MW, GI Sutami 100 MW, GI New Tarahan 30 MW dengan total kebutuhan gas mencapai maksimum ± 45 BBTUD.

“PGN memiliki komitmen untuk terus memperkuat pemenuhan energi nasional, sehingga potensi ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia dapat dioptimalkan. Melalui penyediaan gas bumi, wilayah seperti Lampung akan memiliki daya tarik bagi investor untuk menanamkan investasinya,” kata. Hal senada kata Heri, juga dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Riau.

Factory Manager PT Nestle Indonesia Plant Panjang Lampung, Budi Utomo dalam acara yang sama menjelaskan, penggunaan gas bumi akan memberikan banyak benefit bagi perusahaan. Dalam aspek biaya operasional, dengan harga gas bumi yang lebih hemat, Nestle memperkirakan akan mampu menekan biaya energi hingga 25% sampai akhir tahun. Penurunan biaya energi tersebut tentunya akan menciptakan efisiensi dan pada tahap selanjutnya akan memperkuat daya saing perusahaan.

“Kami bersyukur dapat bekerjasama dan mendapat pasokan gas bumi dari PGN. Dengan pengalaman panjang yang dimiliki PGN, kami percaya pemanfaatan gas bumi ini akan memberikan jaminan energi dan efisiensi bagi perusahaan hingga 25 persen. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bisnis Nestle,” jelas Budi

Menurut Budi, di Lampung perusahaannya khusus memproduksi kopi. Selain menggunakan gas bumi yang menggantikan HFO (high fuel oil), Nestle juga menggunakan cangkang kelapa sawit sebagai sumber energi. Saat ini Nestle sedang melakukan ujicoba penggunaan gas bumi selama tiga bulan ke depan. Melalui ujicoba ini perusahaan akan mengetahui kebutuhan pasokan gas yang riil bagi pabriknya di Lampung.

PT Nestle Indonesia Plant Panjang Lampung telah meneken Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) selama 5 tahun dan dapat diperpanjang setelah periode tersebut berakhir. Untuk kebutuhan operasional, kebutuhan gasnya diperkirakan sebesar 172.800 m3/Bulan. “Kami percaya penggunaan gas bumi ini akan menghemat biaya produksi, memperpanjang umur mesin dan ramah lingkungan. Itu sebabnya kami berani melakukan investasi untuk membangun jaringan pipa gas di areal perusahaan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, PT Perusahaan Gas Negara, Januari ini mulai mengalirkan gas bumi ke sejumlah industri di Lampung. Penyaluran ini merupakan realisasi dari penandatanganan kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara PGN dengan 14 industri besar di Lampung pada pertengahan tahun 2014. Ksr



Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login