IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Harga Minyak Anjlok, Pemerintah Minta ‘Sharing the Pain’ dengan Kontraktor

Harga Minyak Anjlok, Pemerintah Minta ‘Sharing the Pain’ dengan Kontraktor

Written By Indopetro portal on Tuesday, 20 January 2015 | 10:10

indoPetroNews.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) diminta untuk 'sharing the pain' atau berbagi kerugian dengan para kontraktor, menyusul penurunan harga minyak mentah yang telah mencapai 40 USD per barel.

"Jangan sampai harga minyak yang turun sekarang ini hanya menjadi beban negara saja. Kontraktor juga mesti 'sharing the pain' (berbagi kerugian)," kata Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika, di Jakarta, Selasa (20/1).

Menurut Kardaya, skema ‘sharing the pain’ yang bisa dilakukan adalah menunda pembayaran biaya operasi yang dikembalikan (cost recovery) ke tahun berikutnya. Pemerintah, lanjutnya, bisa mematok (capping) "cost recovery" pada angka tertentu dan sisanya dibayarkan kemudian. "Skema ini sudah pernah dilakukan dulu," kata Kardaya.

Pada waktu lalu, kontraktor pernah diminta menurunkan porsi "cost recovery" dari total penerimaan migas yang sebelumnya direncanakan 63 ke 40 persen. "Sisanya, sebesar 23 persen dibayarkan tahun berikutnya, sehingga negara mendapat porsi 'revenue' yang cukup," katanya.

Mantan Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) yang kini bernama SKK Migas itu juga mengatakan, permintaan "sharing the pain" tersebut relevan mengingat penurunan penerimaan migas bagian negara akibat harga minyak rendah cukup signifikan.

"Pada harga minyak 40 dolar per barel, SKK Migas memaparkan bagian negara dari penerimaan migas hanya 26 persen dari sebelumnya di atas 50 persen," katanya.

Menurut Kardaya, penundaan pembayaran ‘cost recovery’ tidak mempengaruhi produksi, kegiatan eksplorasi, maupun investasi.

Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas MI Zikrullah mengatakan, pihaknya akan segera membicarakan skema "sharing the pain" tersebut dengan kontraktor.

"Prinsipnya, kami siap melaksanakan permintaan DPR. Pada Kamis (22/1) ini, kami akan bicara dengan kontraktor," katanya yang juga merangkap Pelaksana Tugas Deputi Pengendalian Komersial SKK Migas. (Epan Hasyim Siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login