IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Harga Minyak Mentah Bisa Mencapai USD 90 per Barel Tahun Ini

Harga Minyak Mentah Bisa Mencapai USD 90 per Barel Tahun Ini

Written By Indopetro portal on Tuesday, 27 January 2015 | 11:34

indoPetroNews.com - Sejak pertengahan 2014 lalu, harga minyak mentah dunia mengalami pelemahan. Dan tahun ini diperkirakan bakal kembali mengalami kenaikan sebesar USD 90 per barel.

Demikian pandangan Managing Director Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan, dalam konferensi pers Global Research Briefing 2015 di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta.

Menurut dia, potensi kenaikan harga minyak mentah dunia ini berdasarkan hasil konsensus yang dilakukan. Tentunya, kata dia, berbeda dengan hasil survei per analis.

"Kalau berdasarkan konsensus StanChart kita lihat, harga minyak mentah internasional masih bisa naik ke USD 90 per barel untuk WTI (West Texas Intermediate). Namun kalau lihat analis per analis, rata-rata survei memperkirakan harga minyak dunia akan di kisaran USD 50-54 per barel," kata Fauzi, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/1)

Ia menyebutkan, penurunan harga minyak mentah internasional itu memang positif bagi negara-negara net importir minyak. Namun jika negara ini ekspornya masih mengandalkan komoditas mentah lainnya, maka dampaknya juga tidak akan baik. Masalahnya, sebagian besar ekspor Indonesia adalah komoditas.

"Jadi memang kita melihat harga minyak itu susah naik. Dan dampak itu positif bagi negara-negara pengimpor tapi negatif bagi negara-negara eksportir," ujarnya.

Dengan demikian, ia berpendapat bahwa asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) pemerintah dalam asumsi RAPBN-P 2015 sebesar USD 70 per barel kurang realistis. "Lalu apa asumsi (ICP) di USD 70 per barel realistis atau tidak, kalau lihat konsensus pasar, itu tidak (realistis). Kenapa? Ya konsesus pasar itu (harga minyak mentah dunia) USD 90 per barel," jelasnya.

Di tempat yang sama, Head Macro Research, Asia, Standard Chartered Bank, David Mann, menyatakan jatuhnya harga minyak dunia karena suplai yang melimpah. Namun bukan berarti harga minyak mentah internasional ini tidak bisa kembali meningkat.

"Kami melihat harga minyak akan rebound kembali ke USD 70-90 per barel lagi. Kita lihat beberapa waktu terakhir, seperti akhir dari industri minyak," ujar David. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login