IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » Ini Dia, 8 Langkah Percepatan Pembangunan Listrik 35 GigaWatt

Ini Dia, 8 Langkah Percepatan Pembangunan Listrik 35 GigaWatt

Written By Indopetro portal on Wednesday, 14 January 2015 | 20:51

indoPetroNews.com - Dalam melakukan percepatan pembangunan listrik 35 Giga Watt, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terbitkan Permen.

Menteri Sudirman Said pun langsung mengumpulkan 40-an pucuk pimpinan terkait ketenagalistrikan. Serta sejumlah direktur dan direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Sudirman, terdapat 8 masalah dalam melakukan pembangunan pembangkit listrik di tanah air ini. Untuk itu Menteri juga telah merencanakan solusi dari permasalahan tersebut. Seperti untuk masalah penyediaan lahan, pemerintah telah memperlakukan UU No. 2/2012. Untuk persoalan harga pemerintah juga sudah menetapkan harga patokan tertinggi untuk independent power producer (IPP) dan excess power (Permen ESDM).

Proses penunjukan dan pemilihan IPP, pemerintah juga telah menunjuk langsung dan memilih langsung untuk energi baru terbarukan (EBT), mulut tambang, gas marginal, ekspansi, dan excess power nya.

Kemudian pada proses pengurusan ijin, dilakukan dengan terpadu atau satu pintu. Kinerja para developer dan kontraktor juga sudah ditetapkan di dalam Permen ESDM yaitu dengan melakukan dua diligence (uji tuntas). Untuk mengetahui kapasitas manajemen proyek Sudirman juga merencanakan membentuk PMO dan menunjuk independent prorecruitment agent.

Pembentukan tim nasional lintas Kementerian yang tertuang dalam Perpres juga diakui Sudirman dapat mencairkan masalah koordinasi lintas sektor. Dan terakhir persoalan hukum, dengan ketentuan yang bersifat khusus, pemerintah juga akan menerbitkan Perpres.

"Masalah listrik tidak mungkin bisa diselesaikan oleh PLN atau KESDM saja. Sebab membangun listrik diperlukan kolaborasi lintas sektoral," ujar Sudirman, di Jakarta, Rabu (14/1).

Pemerintah telah berkomitmen untuk merealisasikan penyediaan listrik 35 GigaWatt dalam kurun waktu 5 tahun kedepan plus 7 GigaWatt on pipeline. "Itulah mengapa 35 GigaWatt listrik yang penyediaannya dikomandani oleh PLN itu sebagian (10 GigaWatt) akan dieksekusi PLN sendiri dan sisanya (25 GigaWatt) akan dikoordinasikan PLN bersama pihak swasta/IPP," papar Sudirman. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login