IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Menteri ESDM Klaim telah Berhasil Lakukan Penyegaran pada Sektor Energi

Menteri ESDM Klaim telah Berhasil Lakukan Penyegaran pada Sektor Energi

Written By Indopetro portal on Monday, 26 January 2015 | 19:30

indoPetroNews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar rapat kerja (raker) perdana dengan komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Raker ini guna membahas evaluasi kinerja 2014 dan rencana program 2015 pada Kementerian ESDM.

Menteri ESDM, Sudirman Said, yang hadir bersama seluruh pejabat Eselon I Kementerian ESDM, Kepala SKK Migas, dan BPH Migas, memaparkan beberapa pencapaian yang sudah dikerjakan oleh kementerian pada tahun 2014.

Memasuki 100 hari masa pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla, Kementerian ESDM mengklaim telah berhasil melakukan penyegaran dan perubahan pada sektor energi dan sumber daya mineral.

Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan, dari beberapa kebijakan yang dilakukannya antara lain mengubah struktur pada tataran Direktorat Jenderal, dengan istilah lelang jabatan, membentuk tim mafia migas, dalam mengelola tata kelola migas, menghapus subsidi BBM yang mencapai lebih dari Rp 200 triliun, sampai dengan penggunaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang baru digunakan disektor ketenagalistrikan.

"Sehingga dengan penggunaan PTSP perizinan diharapkan dapat lebih mudah, dengan hanya datang ke satu tempat. Pencapaian ini juga berkat kerjasama BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) pada Januari 2015," kata Sudirman disela-sela Rapat Kerja bersama Anggota DPR, di Jakarta, Senin (26/1).

Sudirman berharap dengan perbaikan ini, investasi di Indonesia akan terasa lebih mudah, hambatan disingkirkan, dan iklim investasi lebih bergairah.

Diketahui, Ketua Tim Reformasi Mafia Migas, Faisal Basri dalam sebuah diskusi di salah satu televisi swasta mengatakan pemberantasan mafia di sektor migas seperti akuarium yang airnya keruh atau butek, karena tidak tahu siapa saja yang berada di dalamnya.

Tugas Tim Anti Mafia Migas antara lain membuat kajian dan pemetaan persoalaan secara menyeluruh dari hulu sampai hilir di sektor ini. Meski demikian, Pakar ekonomi asal Universitas Indonesia itu mengatakan bukan tugasnya untuk menyapu bersih para mafia migas.

Dia menjelaskan, tugasnya hanyalah memberikan rekomendasi tentang cara membersihkan sektor migas dari mafia migas. "Bukan bertugas menguras, tapi kasih cara untuk melakukannya," kata Faisal. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login