IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , , » OPEC Pertahankan Produksi, Oman Sebut Sebagai Politik Buruk

OPEC Pertahankan Produksi, Oman Sebut Sebagai Politik Buruk

Written By Indopetro portal on Thursday, 22 January 2015 | 09:19

indoPetroNews.com.-Keputusan Negara-negara penghasil minyak (OPEC) pada November lalu yang tidak menurunkan target produksinya dianggap sebagai system kartel dan politik dan bisnis yang buruk oleh Oman, sebagai negara penghasil minyak non OPEC. Hal ini menyebabkan harga minyak dunia merosot sangat tajam dan tentunya sangat berpengaruh terhadap perekonomian banyak Negara di dunia termasuk Oman.

Saat itu,alasan Arab Saudi sebagai negara utama dalam OPEC untuk mempertahankan kuota produksinya adalah mencegah kehilangan pangsa pasar setelah produksi shale gas di Amerika Serikat mengalami kenaikan tajam.

Menurut Menteri Perminyakan dan Gas Oman Mohamed al-Rumhi, pihaknya tidak melihat logika tersebut. "Saya gagal untuk memahami bagaimana pangsa pasar menjadi lebih penting daripada pendapatan," kata Mohamed al-Rumhi di Kuwait (21/1).

Rumhi mengatakan bahwa sebelum keputusan OPEC tersebut, dengan perdagangan minyak sekitar US$ 100/ barel, maka penghasilan OPEC mencapai US$ 3 Miliar/ hari dari output 30 juta barel per hari. Namun kini dengan kisaran harga di bawah US50/ barel, maka pendapatannya hanya US$ 1,5 miliar.

"Ini adalah politik yang saya tidak mengerti. Bisnis? Ini bukan bisnis", Ujar Rumhi. Menurutnya, penuruunan harga ini menjadi waktu yang sangat sulit bagi perekonomian Oman. 80% pendapatan Oman dikontribusikan dari produksi minyak yang mencapai sekitar 1 juta barel per hari. Sehingga dengan situsai saat ini diperkirakan defisit anggaran untuk tahun 2015 bisa mencapai sekitar US$ 6,4 miliar. (Budi R Minulyo)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login