IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pertamina Evaluasi Biaya Operasional Sumur Migas

Pertamina Evaluasi Biaya Operasional Sumur Migas

Written By Indopetro portal on Wednesday, 21 January 2015 | 14:20


indoPetroNews.com - PT Pertamina (Persero) akan mengevaluasi biaya operasional sumur minyak dan gas bumi seiring dengan merosotnya harga minyak dunia yang menyentuh sekitar US$40 per barel.

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan merosotnya harga minyak dunia berdampak terhadap bisnis hulu perseroan. Oleh karena itu, pihaknya sedang mengevaluasi biaya produksi migas per barel di sumur-sumur minyak dan gas bumi milik persahaan.

“Kan enggak mungkin biaya produksi lebih dari harga minyak,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/1).

Dia menjelaskan saat ini biaya produksi sumur milik PT Pertamina EP mencapai US$20-an per barel. Sementara sumur migas milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sedikit lebih tinggi karena terdapat sebagian wilayah kerja lepas pantai, namun tetap di bawah US$30 per barel.

Jika setelah dievaluasi terdapat sumur yang memiliki biaya produksi tinggi, Syamsu belum akan mengambil tindakan karena keputusan untuk mematikan sumur tidak bisa dilakukan untuk mengejar target produksi.

“Kalau harus mematikan sumur harus dengan proper, namun sampai sekarang belum ada rencana ke sana karena target produksi masih akan dikejar,” ujarnya.

Dia menjelaskan penundaan proyek berbiaya operasional tinggi akan dilakukan pada blok yang belum memasuki tahap keputusan akhir investasi atau final investment decision (FID). Sedangkan untuk blok yang telah masuk tahap FID, Pertamina akan mencari sumur-sumur yang ekonomis untuk dikembangkan. (Epan Hasyim Siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login