IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Tunggu Persetujuan DPR, APBN ESDM Rp. 9,8 triliun

Tunggu Persetujuan DPR, APBN ESDM Rp. 9,8 triliun

Written By Indopetro portal on Monday, 12 January 2015 | 19:02

indoPetronews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa 2015, akan alokasikan tambahan APBN-P sebesar dua kali lipat dari Rp. 4,9 triliun menjadi Rp. 9,8 triliun.

Diketahui anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk belanja barang dan belanja pegawai, sebesar Rp. 5 triliun dan yang Rp 9,8 triliun belanja modal.

"Kita ingin menghindari serapan rendah, seperti tahun kemarin. Oleh karena itu kepada seluruh leaders tadi diajak bicara bagaimana cara melakukan percepatan-percepatan. Kita juga menekankan perlunya belajar dari pengalaman tahun lalu," kata Menteri ESDM, Sudirman Said, dikantornya, Senin (12/1).

Menurut Sudirman belanja modal merupakan prioritas. Sesuai sub-sektornya, migas, listrik, ada EBTKE. Dirinya mencontohkan, Listrik kita akan support untuk transmisi, gardu induk. Kemudian ada pelistrikan 48 titik terluar di Indonesia, yang selama ini terpencil. Kemudian infrastruktur gas rumah tangga. Kemudian kita akan teruskan konversi minyak tanah.

"Saya lupa porsi angkanya, sebab yang mengurus anggaran adalah Kementerian Keuangan," tambahnya.

Sudirman juga berharap Maret mendatang, persiapan proyek tender harus segera rampung. "Maret nanti seluruh pemenang tender akan diumumkan, sehingga di pertengahan tahun kita sudah lebih punya achievement, dan di ujung tahun kita tidak kejar-kejaran," ujarnya.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, Sudirman juga meminta agar para kontraktor yang mengikuti tender untuk melakukan praktik-praktik yang baik. Sesuai dengan arahan Presiden dan Wakil Presiden RI melalui sidang kabinet (sidkab).

"Jangan melakukan praktik-praktik yang kurang baik. Begitu pun, sesudah kontraktor yang dipilih akan dikumpulkan lagi. Jadi kita baik ke dalam ataupun keluar ingin mengajak, ayo deh kita mulai praktik yang baik," katanya.

Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh pejabat eselon I, II dan III, Pimpinan SKK-Migas, BPH Migas dan PLN tersebut, Menteri juga menegaskan akan mengoptimalkan peran dari unit pengendali kinerja.

"Nanti bersama Sekjen dan Dirjen, unit ini akan mulai me-review, proyek demi proyek. Dari perencanaannya sampai memonitor pelaksanaannya. Yang juga kita tekankan adalah, ingin memfollow-up sidkab, perlunya penyegaran organisasi," tutupnya. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login