IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » UP3KN Dibentuk sebagai "Totok Nadi" Sumbatan di Sektor Kelistrikan

UP3KN Dibentuk sebagai "Totok Nadi" Sumbatan di Sektor Kelistrikan

Written By Indopetro portal on Tuesday, 13 January 2015 | 19:21

indoPetroNews.com - Untuk mempercepat pembangunan pembangkit listrik 35.000 Mega Watt (MW), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bentuk Unit Pelaksana Program Pembangunan Kelistrikan Nasional (UP3KN).

"Kami memutuskan membentuk UP3KN yang dipimpin oleh Pak Nur (mantan Direktur Utama PLN, Nur Pamudji) dan Pak Agung (anggota Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan/UKP4, Agung Wicaksono)," kata Menteri ESDM, Sudirman Said, di Jakarta, Selasa (13/1).

Sudirman mengatakan, unit tersebut bertujuan untuk mengelola hubungan dengan stakeholder di sektor kelistrikan. Tak hanya itu, UP3KN ini bertujuan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi di sektor listrik, seperti koordinasi dengan pihak-pihak lain.

"Unit ini berfungsi untuk mengelola hubungan dengan stakeholder dan mengatasi sumbatan, seperti koordinasi dan komunikasi," kata Sudirman yang juga mantan Dirut PT Pindad.

Kerja Unit tersebut, apabila PLN kesulitan mendapatkan pasokan gas dari PT Pertamina, peran UP3KN ini disertakan supaya masalah tersebut selesai. Unit tersebut menjadi "jembatan" kedua pihak untuk menyelesaikan masalah.

"Kalau ada masalah, UP3KN yang akan mencari solusi penyelesaian dan juga mengkoordinasikan komunikasi antar kementerian dan lembaga supaya target kelistrikan tercapai," kata dia.

Sudirman punya alasan memilih Nur dan Agung sebagai bagian dari UP3KN. Menurut dia, Nur adalah orang yang telah lama berkecimpung di dunia listrik sebagai mantan dirut PLN dan telah banyak menghadapi tantangan dalam sektor kelistrikan.

Sementara itu, Agung merupakan bagian kunci di UKP4 untuk pengelolaan komunikasi antarunit dan penanganan sumbatan-sumbatan. "Dua orang ini akan menjadi 'totok nadi' sumbatan," kata dia.

Nur membenarkan bahwa dia dan Agung diberi tugas untuk membentuk UP3KN. "Kami menjadi 'totok nadi' kepada hambatan-hambatan supaya (pembangunan) bisa maju kencang,"ujar Nur. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login