IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » 32 SPBG Siap Beroperasi di 2015

32 SPBG Siap Beroperasi di 2015

Written By Indopetro portal on Friday, 6 February 2015 | 15:47

indoPetroNews.com - Plt. Direktur  Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), I Gusti Nyoman Wiratmadja mengharapkan 32 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) mulai beroperasional pada tahun 2015. Pasalnya, sampai tahun 2014 baru 28 SPBG yang beroperasi.

Wiratmadja menambahkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan SPBG yang aktif beroperasi secara berkala dengan rincian 280 SPBG pada tahun 2019, meningkat menjadi 800 SPBG pada 2025, dan 1.300 SPBG pada tahun 2030. Selain itu, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur pipa.

"Hingga tahun 2019, ditargetkan dapat dibangun pipa open access sepanjang 6.776 kilometer, pipa dedicated hulu 4.123 kilometer, dedicated hilir 11.546 kilometer, dan pipa untuk kepentingan sendiri 66 kilometer," kata Wiratmadja di Jakarta, Jumat (6/2).

Wiratmadja menjelaskan, pada tahun 2030, pipa open access ditargetkan mencapai 12.580 km, pipa dedicated hulu 4.123 km, pipa dedicated hilir 13.584 km dan pipa untuk kepentingan sendiri tetap 66 km.

Selain itu, lanjutnya, direncanakan pula dibangun kilang LNG, CNG dan wilayah jaringan distribusi. Pendistribusian dan pemanfaatan jaringan pipa gas untuk transportasi di Indonesia juga digalakkan PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) melalui kerja sama penyaluran gas untuk keperluan stasiun pengisian SPBG.

Direktur Energi Baru dan Terbarukan Pertamina, Yenni Andayani mengatakan, kerja sama dengan PGN merupakan bentuk sinergi BUMN sebagai upaya dalam percepatan dan pengembangan infrastruktur gas bumi untuk sektor transportasi dan mendukung program konversi BBM ke BBG.

Yenni berharap kerja sama antara kedua perusahaan plat merah menjadi tonggak penting bagi upaya mempercepat pelaksanaan program konversi BBM ke BBG, khususnya aspek pasokan.

"Sinergi yang memiliki kekuatan jaringan pada bisnis retail migas dan PGN dengan jaringan pipa gasnya memungkinkan percepatan penyediaan infrastruktur pengisian bahan bakar gas di Indonesia dapat terlaksana," kata Yenni.

Sementara, Direktur Pengusahaan PGN, Jodi Triananda Hasjim mengatakan, melalui kerja sama tersebut Pertamina dapat memanfaatkan pipa milik PGN untuk membangun SPBG yang terintegrasi dengan SPBU-SPBU Pertamina. Sehingga, masyarakat pemilik mobil pengguna BBG bisa mengisi gas di SPBU yang telah terintegrasi dengan SPBG.

"pembangunan SPBG yang terintegrasi dengan SPBU diharapkan dapat memenuhi kebutuhan BBG bagi sektor transportasi di Indonesia. Bahkan, strategi pembangunan integrasi SPBU dan SPBG diyakini meminimalkan hambatan pembangunan SPBG," katanya. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login