IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Harga BBM Tidak Berubah, Ini Alasan Menteri

Harga BBM Tidak Berubah, Ini Alasan Menteri

Written By Indopetro portal on Monday, 2 February 2015 | 08:53


indoPetroNews.com - Pemerintah terus mengikuti secara seksama dinamika mutakhir harga minyak dunia. Hingga kini harga minyak mentah dinilai masih cenderung menurun, kendati penurunan pada pekan terakhir tidak terlampau signifikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan, pemerintah memutuskan bahwa harga BBM di wilayah penugasan Luar Jawa-Madura-Bali, terhitung sejak tanggal 1 Februari 2015, dinyatakan tetap.

Keputusan tersebut, lanjut Sudirman, diambil berdasarkan atas pertimbangan dan beberapa aspek, antara lain untuk menjaga kestabilan pengelolaan harga dan logistik, menjaga ruang fiskal, serta membuka kesempatan bagi PT. Pertamina untuk lebih mengembangkan infrastruktur minyak dan gas bumi nasional

"Sepanjang perbedaan harga masih belum signifikan, kita tidak akan merubah harga dalam negeri," kata Sudirman, kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/2).

Menurut mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Pindad tersebut, terdapat beberapa alasan pemerintah untuk tidak mengubah harga BBM. Antisipasi terhadap fluktuasi harga minyak dunia, juga menjadi pertimbangan. Selain itu juga pemerintah sedang memulai menyiapkan pembangunan cadangan stok nasional, sebagaimana disarankan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR).

"Kita sedang mau mulai menabung untuk pembangunan cadangan BBM selama diatas 30 hari. Ini moment yang harus kita manfaatkan," ujarnya.

Seperti diketahui dari laman Kementerian ESDM, berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015, Pemerintah memutuskan bahwa harga BBM di wilayah penugasan Luar Jawa-Madura-Bali, terhitung sejak tanggal 1 Februari 2015, dinyatakan tetap.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Minyak tanah (Kerosene) : Rp.2.500/liter (termasuk PPN),

2. Minyak solar (Gasoil) : Rp.6.400/liter (termasuk PPN dan PBBKB),

3. Bensin RON 88 : Rp.6.600/liter (termasuk PPN dan PBBKB).

(Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login