IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Harga Premium Seharusnya Naik Rp 50 per liter dan Solar Rp 100 per liter

Harga Premium Seharusnya Naik Rp 50 per liter dan Solar Rp 100 per liter

Written By Indopetro portal on Friday, 20 February 2015 | 21:56

indoPetroNews.com - Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), I Nyoman Gusti Wiratmaja mengatakan, harga minyak dunia mengalami kenaikan, seharusnya pemerintah menaikkan harga Premium Rp 50 per liter dan solar Rp 100 per liter, pada pertengahan Februari. Namun, pemerintah mengambil keputusan harga tak berubah.

"Kalau kemarin harusnya naik Rp 50 tapi keputusan di Menko (Kementerian Kordinator Perekonomian ditetapkan saja," kata Wira, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/2).

Untuk itu, kenaikan harga tersebut membuat negara mensubsidi harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium Rp 50 per liter dan solar Rp 100 per liter.

Menurut Wira, meski pemerintah memberikan subsidi, tapi uang yang digunakan bukan berasal dari anggaran negara. Akan tetapi, dari hasil penjualan harga BBM yang lebih tinggi dari harga beli saat harga minyak sedang turun.

"Kemarin ada detla (saat harga minyak rendah). Untuk solar Rp 6.500, ada selisih 100. Itu dilihat asumsi nabatinya 100 persen," ungkapnya.

Wira menambahkan, hasil kelebihan dari harga jual BBM tersebut akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Nanti diaudit BPK. Tabungan sejak turun drastis, sejak 19 Januari. Contoh waktu rapat DPR ada tabungan Rp 100-200 per liter," ujarnya. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login