IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Pertamina Segera Serahkan Proposal Pengelolaan Blok Mahakam Kepada Pemerintah

Pertamina Segera Serahkan Proposal Pengelolaan Blok Mahakam Kepada Pemerintah

Written By Indopetro portal on Thursday, 5 February 2015 | 10:18



indoPetroNews.com - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan menyerahkan proposal pengelolaan Blok Mahakam yang habis masa kontraknya pada taun 2017 mendatang. Namun, proposal itu masih dalam pembahasan dan belum final.

Menurutnya, Pertamina akan mampu mengelola Blok Mahakam dengan merincikan secara jelas didalam proposal yang diminta oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM.

"Rencanannya pertengahan Februari. Paling lambat yah akhir bulan lah yah," katanya, di Jakarta, Kamis (5/2). Dwi melanjutkan, Dalam proposal tersebut ada 12 kajian yang akan disampaikan ke Pemerintah, mulai dari kajian survey awal, teknis, perencanaan kedepannya dan lainnya.

Terkait hal tersebut, Total E&P Indonesie masih berminat untuk mengelola Blok Mahakam. Bahkan, Total E&P Indonesie sudah lebih dulu menyerahkan proposal tersebut kepada pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan akan segera menerbitkan keputusan terkait pengelolaan Blok Mahakam yang akan habis kontraknya 2017 mendatang pada awal Februari 2015.

Sebelumnya, redaksi indoPetroNews.com menulis soal pemahaman tentang Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2001 tentang Migas, serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004. Dimana kedua produk hukum ini, menimbulkan multi tafsir berbeda soal Kegiatan Hulu Migas, serta implementasi kontrak Blok Migas termasuk untuk Blok mahakam.

Dalam PP Pasal 28 ayat 9 menyatakan Pertamina dapat mengajukan permohonan kepada Menteri ESDM untuk Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) yang habis kontraknya. Sementara, pemahaman sedikit berbeda dalam UU yang meminta kontrak habis harus diserahkan kepada negara dan segera menunjuk perusahaan BUMN untuk mengelolanya. Perusahaan BUMN yang dimaksud adalah Pertamina yang satu-satunya yang memiliki bisnis hulu, sementara Pertamina juga dikabarkan menyerahkan 3 kali surat resmi kepada Menteri ESDM Sudirman Said, namun tidak ditanggapi karena pemerintah justru meminta Pertamina mengajukan proposal secara konkrit. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login