IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » PLN Turunkan Tarif Non-Subsidi Rp. 27,8 per kWh

PLN Turunkan Tarif Non-Subsidi Rp. 27,8 per kWh

Written By Indopetro portal on Tuesday, 3 February 2015 | 01:19

indoPetroNews.com - PT PLN (Persero) berencana menurunkan tarif listrik nonsubsidi periode pada bulan Februari 2015 sekitar 1,86 persen. Penurunan dari seharga Rp 1.496,05 per kWh maka berubah menjadi Rp 1.468,25 per kWh atau turun Rp 27,8 per kWh mulai bulan Februari 2015.

Tarif listrik Rp 1.468,25 pada Februari berlaku pada lima golongan pelanggan listrik nonsubsidi yakni rumah tangga menengah R2 dengan daya 3.500-5.500 VA, rumah tangga besar R3 dengan daya 6.600 VA ke atas, bisnis menengah B2 6.600-200.000 VA, kantor pemerintah P1 6.600-200.000 VA, dan penerangan jalan umum P3.

Tarif listrik Februari 2015 untuk golongan pelanggan bisnis besar B3 di atas 200.000 VA, industri besar I3 di atas 200.000 kVA dan pemerintah P2 di atas 200 kVA ditetapkan melalui formula dengan faktor pengali Rp1.057,17 per kWh.

Angka pengali tersebut menurun dibandingkan tarif Januari 2015, yang faktor pengalinya Rp 1.077,18 per kWh.

Sementara pelanggan industri besar I4 berdaya 30 MVA ke atas turun dari Rp 1.011,99 menjadi Rp 993,19 per kWh, dan golongan khusus L/TR, TM, dan TT turun dari Rp 1.574,57 menjadi Rp 1.545,32 per kWh.

Per 1 Januari 2015, pemerintah menerapkan skema tarif penyesuaian bagi 10 golongan pelanggan listrik tersebut. Demikian dikutip dari situs resmi PT PLN (Persero)

Dengan skema itu, maka tarif listrik akan mengalami fluktuasi tergantung tiga indikator yakni harga minyak, kurs, dan inflasi. (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login