IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Proses Tender SKK Migas Dipermudah

Proses Tender SKK Migas Dipermudah

Written By Indopetro portal on Tuesday, 3 February 2015 | 21:06

indoPetroNews.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi memberlakukan peraturan baru pada proses tender kepada para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di industri hulu Migas.

Amien mengatakan, pada aturan baru ini, proses tender di kontraktor KKS, dan proses persetujuan hasil pelaksanaan tender yang memerlukan persetujuan SKK Migas, hanya untuk tender di atas Rp200 miliar atau USD20 juta. Sebelumnya, persetujuan hasil pelaksanaan tender diwajibkan untuk tender di atas Rp50 miliar atau USD5 juta.

Selain itu, beleid mengatur adanya mekanisme pelelangan sederhana dan percepatan tender untuk jenis pekerjaan pengeboran dan seismik laut lepas pantai.

“Langkah ini terkait kebutuhan operasional hulu migas yang butuh percepatan proses. Harapannya dapat mendukung capaian produksi migas yang ditargetkan pemerintah,” kata Amien dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (3/2).

Selain itu, SKK Migas juga mewajibkan pemeriksaan kepatuhan terhadap Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dan/atau Foreign Corrupt Practices Act (FCPA), dan/atau Anti-Bribery and Corruption oleh auditor independen.

Apabila pelaksana kontrak tidak bersedia dilakukan audit kepatuhan, sanksi kepada Kontraktor KKS berupa sanksi finansial, yaitu keseluruhan nilai kontrak tidak dapat dibebankan sebagai biaya operasi. “Kewenangan yang lebih banyak diberikan ke kontraktor, namun akuntabilitas yang dituntut juga lebih banyak,” katanya.

Revisi PTK ini bertujuan meningkatkan penggunaan sumber daya dalam negeri, seperti adanya kewajiban pelaksanaan pengadaan barang/jasa di daerah dan ketentuan mengenai konsorsium harus beranggotakan perusahaan dalam negeri.

Pada tahun 2014, nilai seluruh komitmen pengadaan barang dan jasa industri hulu migas sebesar USD17,354miliar dengan persentase tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 54,15 persen (cost basis). (Epan Hasyim)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login