IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Dirgo Purbo: Penyerahan Blok Mahakam Bagian Agenda Kepentingan Nasional RI

Dirgo Purbo: Penyerahan Blok Mahakam Bagian Agenda Kepentingan Nasional RI

Written By Indopetro portal on Friday, 6 March 2015 | 19:17

indoPetroNews.com – Pakar Geopolitik dan Energy Security, Dirgo Purbo dalam akun facebooknya yang dikutip indoPetroNews.com, Jum’at (6/3), mengatakan penyerahan Blok Mahakam ke pemerintah Indonesia, menjadi bagian dari kepentingan nasional RI. “Ambilah keputusan yang berpihak kepada Kepentingan nasional RI,” tegasnya.

Apa yang dikemukakan Dirgo, sesungguhnya untuk menanggapi keputusan Pemerintah yang terkesan ragu untuk menyerahkan pengelolalaan Blok Mahakam 100% di bawah Pertamina. Bahkan pada satu sisi, pihak Total E&P Indonesie seperti mendapatkan angin bakal diberikannya peluang perusahaan migas asal Prancis itu untuk bisa “mengawal” Pertamina pada masa transisi 5 tahun pasca berakhirnya kontrak di 2017.

Sementara Menteri ESDM Sudirman, seperti yang telah diberitakan indoPetroNews.com, mengatakan masih akan mengambil keputusan kelanjutan pengelolaan tambang minyak Blok Mahakam di Kalimantan Timur. "Pekan ini akan dibahas pada level Menko. Kan harus ke kabinet dululah. Kita pun sedang menunggu masukan dari berbagai pihak," katanya, di Jakarta, Kamis (5/3).

Bahkan Sudirman mengatakan, dirinya belum bisa menjamin seratus persen pengelolaan Blok Mahakam jatuh kepada PT Pertamina (Persero). Dikatakannya, pemberian hak pengelolaan Blok Mahakam kepada Pertamina memang belum diputuskan secara resmi. “Sebab, pemerintah masih harus membahas proposal pengelolaan Blok Mahakam yang diajukan Pertamina,“ katanya.

Lebih kanjut Dirgo menyebutkan, kalau sudah habis masa kontrak wilayah kerja, kembalikan kepada kuasa tambangnya, yakni Pemerintah Indonesia. Dirgo menyatakan, pengelolaan ladang-ladang migas yang masih tinggi nilai komersialnya, sebaiknya diserahkan oleh putra putra terbaik Indonesia yang sudah menguasai teknologi. “Sudah banyak “success story” ladang migas dikelola oleh bangsa sendiri,” katanya.

Dia menegaskan, Indonesia telah menjadi “net importer” minyak. “Oleh karena itu menyerahkan kembali blok mahakam merupakan bagain dari agenda Kepentingan Nasional R I,” pungkasnya.

Seperti diketahui Total E&P Indonesie (TEPI) telah mulai berkontrak dengan Pemerintah Indonesia terkait pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur sejak Tahun 1969. TEPI telah mengalami sekali perpanjangan kontrak pada 1997. Hingga tahun 2017 berarti TEPI akan menjadi operatorship di blok yang masih menjadi andalan gas terbesar Indonesia itu selama 50 tahun. Sampai saat ini gas yang dihasilkan mencapai 1.700 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dan produkdi minyak sebanyak 69.000 barel per hari.Ksr
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login