IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » FIPGB Desak Pemerintah Turunkan Harga Gas

FIPGB Desak Pemerintah Turunkan Harga Gas

Written By Indopetro portal on Tuesday, 31 March 2015 | 15:02

Gas Tabung
indoPetroNews.com - Tingginya harga gas di dalam negeri ketimbang harga gas yang diekspor membuat Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) meminta agar pemerintah menurunkan harga gas yang dijual di dalam negeri. Padahal, gas tersebut diproduksi di dalam negeri.

Ketua Umum FIPGB, Achmad Safiun mengatakan, hingga saat ini harga gas Tangguh dan Bontang yang diekspor ke Jepang dan Korea Selatan harganya hanya US$11,6 per MMBTU, sedangkan harga gas dari FSRU baik di Nusantara Regas, Arun, dan Lampung yang dijual ke domestik berada diangka US$17-18 per MMBTU.

"Harga gas pipa harusnya US$5 per MMBTU, LNG dari FSRU juga harusnya diturunkan menjadi US$7-8 per MMBTU. Kalau bisa harga gas ikut negara tetangga," ujar Safiun di Jakarta, Selasa (31/3).

Safiun menambahkan, saat ini kondisi industri di Indonesia sangat rawan, karena energi dan bahan bakunya/penolongnya masih mahal. Ini akan mematikan daya saing dan menghambat ekspor hasil industri.

Menurutnya, dengan harga gas yang rendah, bisa menjadikan daya saing yang lebih baik. Sehingga berdampak pada pertumbuhan yang berkwalitas, cepat dan stabil. "Bisa menarik investor juga," katanya.

Akibat tingginya harga gas domestik, menurut Safiun telah mengakibatkan penurunan konsumsi dari 40-50 mmscfd dari penggunaan tahun 2014. Bahkan Industri logam, pertrokimia, keramik dan kaca juga mengalami penurunan produksi 30-50 persen. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login