IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Harga BBM Seharusnya Turun, Bukan Naik

Harga BBM Seharusnya Turun, Bukan Naik

Written By Indopetro portal on Monday, 2 March 2015 | 10:46



indoPetroNews.com - Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menyayangkan langkah pemerintah yang menaikan harga BBM Ron 88 (premium) untuk penugasan luar Jawa-Madura-Bali sebesar Rp200 per liter.

Menurut Marwan, seharusnya harga premium tersebut justru turun, bukan naik. "Seharusnya turun, harga minyak dunia masih di angka US$49 dollar per barel, masih di bawah US$50 dollar, tak relevan kalau pemerintah menaikkan harga. Justru, seharusnya harga minyak bisa turun," ujar Marwan kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/3).

Marwan pun menanyakan kebijakan pemerintah yang seharusnya menurunkan harga BBM pada Februari lalu, namun tidak dilakukan dengan alasan untuk membangun sarana dan juga membeli minyak untuk cadangan penyangga. "Penghitungan keuntungannya tidak jelas, transparansi perhitungan sama sekali belum ada," tegasnya.

Selain itu, Marwan juga menyayangkan kenaikan harga tersebut dilakukan ketika harga komoditas sedang tinggi. Hal ini justru akan memperparah beban masyarakat. Walau kenaikan hanya Rp200 per liter, menurutnya akan tetap ada efek dari kenaikan harga premium tersebut.

Per tanggal 1 Maret 2015, sejak pukul 00.00, dengan alasan untuk kestabilan perekonomian nasional, Pemerintah memutuskan bahwa harga BBM Minyak solar subsidi serta minyak tanah, dinyatakan tetap. Sedangkan untuk Bensin Premium RON 88 di wilayah penugasan Luar Jawa-Madura-Bali yang sebelumnya Rp6.600 per liter naik menjadi Rp6.800 per liter. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login