IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Komisi VII DPR : Menteri ESDM Suka Menaikkan Harga BBM

Komisi VII DPR : Menteri ESDM Suka Menaikkan Harga BBM

Written By Indopetro portal on Monday, 30 March 2015 | 19:57

Komisi VII DPR Supratman Andi Agtas dari Fraksi Gerindra
indoPetroNews.com - Anggota Komisi VII DPR-RI, Supratman Andi Agtas mengatakan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terlalu terburu-buru menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Sementara untuk menurunkan harga Solar seperti yang sudah diputuskan ketika RDP (Rapat Dengar Pendapat) terdahulu sangat sulit dilakukan, padahal sudah sangat jelas harga Solar sudah normal.

"Menteri kita ini kalo naikan harga BBM cepet banget, tapi kalo menurunkan itu banyak sekali alasan," tutur Anggota Komisi VII DPR RI Supratman Andi Agtas dari Partai Gerindra, dalam RDP di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Senin (30/3).

Sebelumnya, pada 03 Februari 2015 Komisi VII DPR RI menggelar RDP bersama Menteri ESDM dan Pertamina, mendesak Pemerintah menurunkan harga Solar menjadi Rp 6.000 per liter dalam waktu dekat. Bahkan Sudirman mengatakan pihaknya menyetujui penurunan harga. Namun, kenyataannya Sudirman tidak menaikan harga tersebut.

Sementara di tempat yang sama anggota Komisi VII DPR RIdari Partai Nasdem Kurtubi menyetujui langkah pemerintah yang menaikan harga BBM jenis Premium dari Rp6.700 per liter menjadi Rp7.300 per liter dan Solar subsidi dari Rp6.400 per liter menjadi Rp6.900 per liter. Karena menurutnya, Kenaikan tersebut sudah sesuai perhitungan yang disampaikan ke seluruh anggota Komis VII DPR RI.

Namun, yang menjadi permasalahan dalam kenaikan harga BBM pada  28 Maret lalu adalah pemerintah kurang melakukan sosialisasi. Karena, masalah harga BBM adalah masalah krusial, yang langsung berdampak pada ekonomi masyarakat. Menurutnya, perubahan harga BBM tersebut seharusnya dilakukan enam bulan sekali. Jangan seperti saat ini dimana perubahan harga bisa dilakukan dua kali dalam sebulan.

"Kenaikan sudah sesuai dengan perhitungan yang disampaikan ke DPR, cuma kurang sosialisasi saja," tutur Kurtubi dalam RDP di Gedung DPR/MPR/DPD. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login