IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Minggu Ini Regasifikasi dan Penerimaan LNG Arun Beroperasi

Minggu Ini Regasifikasi dan Penerimaan LNG Arun Beroperasi

Written By Indopetro portal on Monday, 9 March 2015 | 16:00

indoPetroNews.comTerminal Regasifikasi dan Penerimaan liquefied natural gas (LNG) Arun, minggu ini akan beroperasi. LNG yang dirancang dengan kapasitas penyimpanan tanki mencapai 12 juta ton/tahun dan produksi 400 MMSCFD, diharapkan bermanfaat untuk masyarakat Aceh dan Sumatera Utara.
LNG arun Beroperasi

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan Terminal Penerimaan dan Regasifikasi LNG Arun ini selain melakukan regasifikasi, diharapkan dapat mengelola bisnis LNG Hub. Untuk memenuhi target itu,

“Kelak pemanfaatannya tidak hanya untuk mendukung pengurangan penggunaan BBM bersubsidi sebagai bahan bakar pembangkit listrik PLN yang terkoneksi di pulau Sumatera, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan gas untuk industri di Aceh dan Sumatera Utara,” jelas Dwi saat mendampingi Presiden RI di Lhokseumawe, Aceh Utara, Senin (9/3).

Menurut Dwi Soetjipto selaku BUMN energi, Pertamina sangat konsen dalam upaya pemenuhan kebutuhan dan menjaga ketahanan energi nasional. Apalagi, pada 2025 nanti diperkiraan permintaan gas Indonesia dapat mencapai hingga 9.040 MMscfd.

"Kami akan terus bekerja keras untuk mewujudkan berbagai program yang sudah direncanakan, termasuk di dalamnya penciptaan pasar sehingga penggunaan energi gas lebih masif.” kata Dwi.

Sementara itu, President Director Pertamina Gas (Pertagas), Hendra Jaya memastikan dalam pekan ini anak perusahaan Pertagas, PT Perta Arun Gas akan menyelesaikan proses regasifikasi LNG ke Gas Alam dan akan menyalurkan gas tersebut ke Pembangkit Listrik PLN Arun yang berlokasi di Aceh Utara.

”Plant telah beroperasi dengan melaksanakan regasifikasi LNG atau first gas send out, yang akan disalurkan melalui pipa gas Arun Belawan dan segera dimanfaatkan bagi mempercepat pemulihan krisis listrik di wilayah Aceh dan Sumatera,” katanya.

Saat ini, lanjut Hendra Jaya, total kebutuhan gas yang akan disalurkan kepada pembangkit PLN sebesar 135 MMSCFD yang terdiri dari 40 MMSCFD untuk pembangkit listrik Arun dan 95 MMSCFD untuk pembangkit listrik Belawan. Sementara untuk industri, berdasarkan hasil pemetaan potensi penggunaan gas, kebutuhan industri di wilayah Sumatera Utara diperkirakan mencapai 250 MMSCFD.

Diketahui dari siaran pers yang diterima indoPetroNews.com, peresmian yang dihadiri langsung Presiden Joko Widodo merupakan proses regasifikasi awal 1 (satu) kargo LNG (liquefied natural gas) yang telah diterima sejak 19 Februari 2015 lalu dari fasilitas Tangguh LNG di Papua.

Presiden Joko Widodo meminta agar Terminal Penerimaan dan Regasifikasi LNG Arun ini bermanfaat untuk masyarakat Aceh dan Sumatera Utara,

“Aset ini dapat mendorong industri untuk masuk ke Lhokseumawe, karena lahannya siap dan energinya telah tersedia. Sehingga masalah pengangguran dan kemiskinan dapat diatasi dengan pengembangan kawasan industri,” kata Jokowi.Ehs
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login