IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pelabuhan Cilamaya Digeser, Pertamina Hentikan Lifting

Pelabuhan Cilamaya Digeser, Pertamina Hentikan Lifting

Written By Indopetro portal on Thursday, 19 March 2015 | 09:05

indoPetroNews.comPemerintah rencananya akan menggeser pelabuhan Cilamaya di Karawang, Jawa Barat ke arah barat sepanjang 2,9 kilometer. Hal itu dilakukan agar pipa gas di wilayah perairan itu tidak terganggu.

Menanggapi hal tersebut Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menilai perpindahan pelabuhan tetap menimbulkan resiko terhadap pipa yang sudah dibangun.

Jika pelabuhan Cilamaya tetap jadi dibangun, otomatis Pertamina harus menghentikan lifting migas. "Pelabuhan mau digeser, sumurnya ditutup ada potensi gas tidak disalurkan," ujar Wianda di kantor pusat Pertamina, Rabu (18/3).

Menurut Wianda, pipa gas yang beroperasi untuk memenuhi kebutuhan 29 industri di wilayah Karawang. Tidak hanya itu pipa gas yang beroperasi setiap hari, terpaksa berhenti menyuplai ke PLN yang mengakibatkan pemadaman listrik sampai ke ibukota.

"Operasi gas harian harus kita kirim. Karena mengaliri listrik sepertiga di pulau Jawa," kata Wianda.

Wianda memaparkan untuk mencegah terjadinya penghentian operasi gas, otomatis Pertamina harus membuat koneksi pipa baru tambahan. Untuk membangun itu, Pertamina membutuhkan biaya dan waktu yang banyak.

"Bikin koneksi pipa baru, minyak ada penampungan dan pipa baru," kata Wianda.

Wianda menambahkan, dari sisi keamanan masih memiliki resiko. Dari catatan Pertamina dari 200 anjungan lepas pantai selama 4 tahun silam ada 53 kapal karam di lautan tersebut yang bisa menimbulkan resiko rusaknya pipa gas Pertamina.

"Ada satu kejadian, akan menjalar karena pipa itu saling terhubung jadi mengganggu," ucap Wianda. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login