IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pemerintah akan Membuat Rating Keselamatan di Industri Migas

Pemerintah akan Membuat Rating Keselamatan di Industri Migas

Written By Indopetro portal on Wednesday, 4 March 2015 | 18:56

indoPetroNews.com – Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuat rating keselamatan kerja di industri minyak dan gas di Indonesia. “Kami akan melakukan assessment (kajian) semua peralatan dan Standard Operating Procedure (SOP) di perusahaan-perusahaan migas, baik hulu maupun hilir,” kata Ketua Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas (TIPKM), Suhatman Ramli kepada indoPetroNews.com di Jakarta, Rabu (4/3).

“Kajian ini penting mengingat angka kecelakaan migas di industri hulu maupun hilir migas masih relatif tinggi. Total ada sekitar 201 kasus sepanjang 2014 ini,” kata Dia. Kecelakaan itu terbagi dalam beberapa kategori, ringan, sedang, berat, hingga fatal. “Kecelakaan fatal biasanya hingga menimbulkan korban jiwa manusia, “ katanya.

Suhatman yang kini dipercaya menjadi Ketua Tim Independen Pengendalian Keselamatan yang baru berdasarkan SK Dirjen Migas menguraikan, setidaknya ada beberapa aspek terkait isu keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan hidup (K3LH). Beberapa isu itu terkait; 1. Kecelakaan; 2.Perundangan; 3. Komitmen Manajemen; 4.Kompetensi SDM; 5. Keselamatan Operasi; 6. Pengawasan; 7. Peran Kepala Teknik; dan 8. Budaya K3LH.

Terkait isu SDM, Suhatman menambahkan, soal kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang belum merata di lingkungan Badan Usaha (BU)/Badan Usaha Tetap (BUT), penggunaan tenaga operator, dan belum adanya standar baku kompetensi untuk seluruh kegiatan migas. Sementara untuk isu Keselamatan Operasi, Suhatman melihat, standar teknis untuk peralatan operasi masih beragam. “Termasuk penerapan process safety yang belum optimal dan dijalankan dengan baik,” paparnya.

Untuk itu, Tim yang mulai "diaktivasi" per Januari 2015 ini diperkuat oleh sejumlah anggota yang memiliki kompetensi dari lintas disiplin. “Mereka tidak hanya berasal dari kalangan akademisi, tetapi juga industri terkait dan beberapa pensiunan Pertamina yang memiliki pengalaman di lapangan puluhan tahun,” urainya.

Berikut susunan pengurus TIPKM yang baru:

1. Soehatman Ramli SKM, DipSM.MBA (Ketua)

2. Prof. Bambang Teguh Prasetyo,Dip;EngDEA,APU (Wakil Ketua)

3. Prof Dra Fatma Lestari, PhD

4. Prof Ir Ricky L Tawekal,MSE,PhD

5. Prof. Dr.Ir D.N. Adnyana

6. Ir Komar Adiwidjaya,M.M

7. Brigjen Pol (P) Budiono,BSc,ST

8. Daswir Lelo ,SE, MM

9. Ir Soeharto Sahero

10. Ir Sri Widharto

11. Ir Agus Sugiana , M.S., M.E.

12. Dr Ismoyo Djati , MSc, M.P.H.

13. Dr Imam Suseno

14. Ir Ismet Somad MSc

Suhatman yang mengaku mantan pensiunan Pertamina juga memaparkan beberapa agenda Tim yang akan datang, di antaranya: 1). Melanjutkan review dokumen Sistem Manajemen Keselamatan dan data statistik kecelakaan BU/BUT; 2). Secara kontinu, Tim akan melakukan audit Sistem Manajemen Keselamatan di beberapa BU/BUT Migas; 3). Melakukan kampanya keselamatan dalam bentuk seminar/workshop; 4). Melakukan kajian peraturan yang terkait dengan keselamatan Migas.

Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), dalam hal ini Direktorat Jenderal Migas, per Januari 2015 ini, mulai “mengaktivasi” kembali Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas (TIPKM). Tim dibentuk karena melihat migas masih menjadi industri strategis sementara masih rawan terjadi kecelakaan dan bencana.

Tim ini sesungguhnya telah dibentuk sejak 2008 melalui SK Dirjen Migas No. 547/73/DJM/2008, tertanggal 16 Januari 2008. Kemudian SK dirjen itu dikukuhkan oleh Menteri ESDM saat dijabat Darwin Zahedy Saleh. Ramli didapuk menjadi ketua tim menggantikan Dr. Waluyo yang telah habis masa jabatannya pada periode Maret 2012-31 Desember 2014. Ksr
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login