IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pencampuran BBN dengan BBM 15 Persen Hanya Jangka Pendek

Pencampuran BBN dengan BBM 15 Persen Hanya Jangka Pendek

Written By Indopetro portal on Monday, 23 March 2015 | 17:56

BBN
indoPetroNews.com - Pusat Studi Kebijakan Publik menilai langkah pemerintah yang akan melakukan pencampuran BBN dengan BBM hingga 15 persen pada tahun ini merupakan kebijakan jangka pendek, tidak bisa diterapkan untuk jangka panjang. Karena pencampuran BBN dengan BBM diyakini bakal mempengaruhi kualitas BBM tersebut.

Direktur Puskepi, Sofyano Zakaria, mengatakan kebijakan pencampuran tersebut hanya langkah pemerintah untuk menjaga dollar tidak lari ke luar negeri, dan tidak mengimpor BBM hingga seratus persen.

"BBN lebih disikapi agar dollar tidak lari ke luar negeri ketimbang harus impor BBM. Itu hanya jangka pendek, karena akan sulit diterapkan untuk jangka panjang," ujar Sofyano, di Jakarta, Senin (23/3).

Selain sulit diterapkan, akibat pencampuran tersebut, menurut Sofyano, ada asuransi yang tidak akan membayar klaim jika terjadi kerusakan pada mesin kendaraan.

Untuk saat ini, harga BBN sudah tidak rasional lagi, akibat penurunan harga minyak mentah. Sehingga harga BBM sudah di bawah harga BBN. "Tidak imbang lagi dengan BBM, apalagi dengan turunnya harga minyak. Ini menghemat dollar saja, jangka panjang tidak tepat," kata dia.

Strategi yang tepat untuk mengurangi konsumsi BBM, menurut Sofyano, adalah mengkonversi ke gas. Untuk merealisasikan itu, pemerintah harus membuat aturan agar pabrikan otomotif menyediakan converter kit di mobil-mobil terbarunya.

"Peralihan BBM ke gas yang bagus. Tetapi pemerintah harus membuat aturan agar mobil-mobil baru sudah tersedia konverter kit," ucap Sofyano.

Disisi lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan dukungan dari sisi teknis telah dilakukan oleh Kementerian ESDM pada tahun 2014 dengan memfasilitasi uji pemanfaatan B20 pada kendaraan yang didukung oleh Gaikindo, Pertamina, BPPT, dan Aprobi sebagai stakeholder biodiesel.

"Hasil kajian dan uji jalan membuktikan bahwa pemanfaatan biodiesel dapat dilakukan pada kendaraan atau mesin diesel sampai dengan 20 persen (B20) tanpa ditemukan masalah atau modifikasi mesin," katanya. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login