IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Stok Biodisel Habis, Pertamina Tunggu Harga Pasar dari Pemerintah

Stok Biodisel Habis, Pertamina Tunggu Harga Pasar dari Pemerintah

Written By Indopetro portal on Monday, 2 March 2015 | 22:24

indoPetroNews.com - Pertamina mengaku stok biodisel akan segera habis, setelah tender yang dilakukan pada Desember 2014 yang lalu gagal mendapatkan pemenang.

Untuk itu PT Pertamina (Persero) akan menggelar tender pengadaan biodiesel untuk dicampur dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar seiring penetapan harga baru biodiesel.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, habisnya persediaan biodiesel Pertamina karena pada tender sebelumnya sama sekali tidak ada peminat. "Tender kemarin tidak ada yang ikut karena harganya masih rendah," kata dia di Jakarta, Senin (2/3).

Bambang mengatakan, untuk tender kali ini, Pertamina akan menunggu keputusan harga indeks pasar biodiesel yang baru dari pemerintah. "Kami akan menunggu formula baru. Kalau tidak ada itu, tidak bisa," ujarnya.

Pada tahun ini Pertamina membutuhkan pasokan biodiesel sebanyak 1,6 juta kilo liter (kl) untuk dicampur dengan solar bersubsidi maupun nonsubsidi. Pengadaan biodiesel ditujukan untuk pencampuran BBM bersubsidi jenis solar yang pada tahun ini mencapai 16 juta kl.

Salah satu produsen biodiesel, PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) menyatakan, formula harga pasar biodiesel yang baru lebih realistis bagi pelaku usaha.

"Pada prinsipnya lebih baik dari segi bisnis. Kami dengar formula harga biodiesel yang baru itu adalah harga CPO plus biaya produksi dan subsidi sebesar Rp4.000 per liter," kata Presiden Direktur Eterindo Wahanatama, Immanuel Sutarto.

Eterindo tercatat memiliki kontrak memasok biodiesel sebanyak 36.000 metrik ton (MT) pada tahun ini ke Pertamina. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login