IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , , » Sudirman Said : Harusnya BBM Naik Rp.7.900, Bukan Rp.7.300

Sudirman Said : Harusnya BBM Naik Rp.7.900, Bukan Rp.7.300

Written By Indopetro portal on Monday, 30 March 2015 | 20:27

indoPetroNews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said mengatakan, berdasarkan perhitungan harga dasar BBM ditambah ongkos angkut dan margin SPBU, seharusnya harga BBM jenis Premium dijual pada angka Rp7.900 per liter.

Sudirman menjelaskan, berdasarkan perhitungan MOPS, Harga Indeks Pasar (HIP) dan belum termasuk ongkos angkut dan margin, harga dasar Premium sekitar Rp6.722,57 per liter. Ditambah ongkos angkut dan margin, harusnya menjadi Rp7.900 per liter.

"Harusnya Premium dijual Rp7.900 per liter, tapi kita jual Rp7.300 per liter untuk menjaga sektor rill," ujar Sudirman di Jakarta, Senin (30/3).

Menurut Sudirman, begitupun dengan Solar subsidi, berdasarkan perhitungan MOPS, HIP ditambah ongkos angkut dan margin, harga Solar di angka Rp7.900 per liter. Karena ada subsidi tetap Rp1.000 per liter maka dijual Rp6.900 per liter.

Kenaikan ini dilakukan karena harga minyak dunia pada Januari-Maret ada tren kenaikan, mulai dari US$ 45,30 per menjadi US$ 53 per barel. Kemudian juga dilihat dari nilai tukar rupiah yang mencapai hampir mencapai level Rp13.000 per dolar.

"Satu sisi harga minyak naik, rupiah melemah. Jadi harga BBM mengalami kenaikan signifikan," ujarnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi mengakui langkah pemerintah yang menaikkan harga BBM sudah tepat, karena perhitungannya sudah sesuai dengan pemaparan pemerintah ke Komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu. Namun yang menjadi permasalahannya adalah waktu kenaikan harga BBM yang berdekatan, yaitu dua kali dalam sebulan. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login