IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Tambah Volume Gas Rumah Tangga, PGAS Kian Positif

Tambah Volume Gas Rumah Tangga, PGAS Kian Positif

Written By Indopetro portal on Tuesday, 24 March 2015 | 11:43

PGAS
indoPetroNews.com - Komitmen PT Gas Negara (PGAS) untuk menambah volume pengelolaan gas khususnya untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga, merupakan hal yang positif.

Pasalnya, menurut Recapital Securities dalam riset hariannya di Jakarta, Selasa (24/3), saat ini tercatat pelanggan gas rumah tangga sudah mencapai 100 ribu. Jumlah tersebut masih relatif kecil dibanding dengan yang ditargetkan PGAS yakni mencapai 1 juta pelanggan rumah tangga, ungkap riset tersebut.

Hingga akhir Desember 2014 kegiatan bisnis yang dilakukan PGAS (distribusi dan transmisi) sekitar 97% untuk melayani kebutuhan industri dan pembangkit listrik. Sedangkan untuk kebutuhan rumah tangga kurang dari 1%. Masih rendahnya persentase pelayanan PGAS untuk rumah tangga menjadi peluang bagi bisnis PGAS di masa mendatang, imbuh Recapital.

Sebelumnya Dirut PGAS, Hendi Prio Santoso dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, seiring meningkatnya kebutuhan akan gas, perseroan akan terus melakukan peningkatan kinerja dengan menambah volume pengelolaan gas khususnya bagi pemenuhan kebutuhan rumah tangga, melalui program compressed natural gas (CNG).

Perusahaan Gas Negara berupaya meningkatkan kinerja dengan penambahan volume pengelolaan gas dan menambah kapasitas infrastruktur sehingga gas bumi bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin, kata Hendi Prio Santoso, kemarin.

Riset Recapital juga mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga, dibutuhkan infrastruktur gas yang memadai. Saat ini PGAS telah membangun pipa CNG di Semarang, Marunda, Cirebon, Bogor, Tangerang, Palembang dan Surabaya. Permintaan gas nasional diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 juta kaki kubik per hari (mmscfd), namun PGAS saat ini baru memasok kurang dari 800 mmscfd.

Pada 2014, PGAS berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$3,41 miliar, naik sekitar 13,6% dari US$3,00 miliar. Namun demikian, laba bersih PGAS pada 2014 tercatat turun sekitar 10,25 menjadi US$722 juta dari US$804 juta pada 2013. Konsensus analis (Bloomberg) mencatat 17 rekomendasi beli, 7 rekomemdasi tahan, dan 4 rekomendasi jual dengan target harga Rp5.950 per saham PGAS, jelas Recapital. (Ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login