IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Badko HMI Kaltim-Tara Minta Pemerintah Memberikan Hak Participating Interest 30 Persen

Badko HMI Kaltim-Tara Minta Pemerintah Memberikan Hak Participating Interest 30 Persen

Written By Indopetro portal on Thursday, 9 April 2015 | 14:49

Badko HMI Kaltim
indoPetroNews.com - Pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Kalimantan Timur-Utara, menuntut agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memberikan hak Participating Interest (PI) kepada pemerintah daerah (Pemda) sebesar 30 persen, dalam mengelola blok Mahakam.

Ketua Umum Badko HMI, Kaltim-Tara, Harianto Minda mengatakan berdasarkan kebijakan Kementerian ESDM bahwa dalam pengelolaan Migas Blok Mahakam diserahkan kepada Pertamina. Kebijakan ini tentu selaras dengan pasal 33 UUD '45. Dan positif dalam meningkatkan keuangan negara. Namun disisi lain, aturan PP No.35 tahun 2004 menyebutkan kewajiban kontraktor Migas menawarkan hak Partisipasi sebesar 10 persen kepada daerah.
orasinya di depan kantor Kementerian ESDM
Suasana orasi di depan kantor Kementerian ESDM Photo Epan

"Pembagian 10 persen ini tidak adil, karena masih dibagi lagi antara pemerintah Propinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurut kami rasio untuk daerah itu sebesar 30 persen, dengan pertimbangan wilayah eksplorasi dan eksploitasi migas butuh rehabilitasi lingkungan, kesejahteraan, dan pembangunan," kata Harianto, dalam orasinya di depan kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (9/4).

Harianto melanjutkan bahwa pemerintah telah melakukan kebohongan publik dengan memberikan kebijakan sepenuhnya kepada Pertamina dalam memilih partner dalam mengelola blok Mahakam, akan tetapi pemerintah propinsi Kalimantan Timur dan Kutai Kartanegara tidak boleh menggandeng pihak swasta.

"Kebijakan sepihak Menteri ESDM ini jelas merupakan bentuk penzaliman dan penghinaan kepada masyarakat Kalimantan Timur. Pemerintah memberikan keistimewaan kepada Pertamina untuk bekerjasama dengan pihak yang diinginkannya, sementara kami dilarang bekerjasama dengan pihak lain," ucapnya. (Eh.siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login