IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » BBM Pertalite Tidak akan Berdampak bagi Pengusaha

BBM Pertalite Tidak akan Berdampak bagi Pengusaha

Written By kusairi kusairi on Friday, 17 April 2015 | 15:16

indoPetroNews.com - Selama pemerintah mampu memberikan kepastian harga kepada masyarakat, beberapa kalangan pengusaha menilai, rencana PT. Pertamina (Persero), yang akan merilis BBM jenis baru dengan kadar oktan 90 untuk menggantikan premium ron 88 disebut-sebut tidak akan berdampak besar bagi sektor usaha.

"Pengusaha pasti melihat yang namanya transport pasti naik, distribusi cost pasti naik. Kalau kita sudah melihat dari sisi premium itu naik, lakukan itu (Kenaikan harga) sekali. Lakukan jangan mundur maju. Kalau itu sudah form, artinya premium itu sudah mau ditetapkan sekian yang mau ganti nama (Pertalite) udah, lakukan sebuah tagline yang jelas," kata Achmad Widjaja, Executive Committee Chairman Indonesian Gas Society (IGS), di Jakarta, Jumat (17/4).

Widjaja mengatakan, kondisi ekonomi saat ini bergejolak akibat kenaikan harga BBM premium dan solar itu terjadi karena masyarakat menilai, Pemerintah tidak tegas dalam mengeluarkan suatu kebijakan harga.

"Lakukan sebuah tagline yang jelas, bahwa premium mau ganti, harganya sekian A B C... Ini selesai. Sekarang kan di masyarakat melihat, mau ganti nama (Pertalite), di satu sisi masih punya pencitraan kan mau naik terus ni (harga minyak dunia). Jangan sampai nanti muncul persepsi bahwa ini (premium) mau naik terus sudah 'mentok' akhirnya ganti nama," ujarnya.

Widjaja yang juga menjabat sebagai Wakil ketua KADIN bidang Gas itu manambahkan, bagi pengusaha, yang dibutuhkan adalah suatu kepastian. "Buat pengusaha cuma satu, kalau sudah form, pasti, ya sudah lakukan, supaya tidak membebani pemerintah," ujar dia.

Sebelumnya, Pertamina telah mengumumkan bahwa pihaknya akan merilis jenis BBM baru dengan kadar oktan 90-91, atau posisinya diatas premium namun dibawah pertamax. BBM jenis baru yang diberi nama Pertalite itu rencananya akan dijual di SPBU-SPBU yang terletak di ruas tol.

Pertalite sendiri diciptakan karena hal itu sesuai dengan rekomendasi dari tim reformasi tata kelola migas yang beberapa waktu lalu merekomendasikan Pemerintah untuk menghentikan impor ron 88 (premium) karena diindikasikan merugikan keuangan negara.EHS
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login