IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » ESDM Keluarkan Kocek Rp.20 Triliun Bangun 1 Juta Jargas Rumah Tangga

ESDM Keluarkan Kocek Rp.20 Triliun Bangun 1 Juta Jargas Rumah Tangga

Written By Indopetro portal on Tuesday, 28 April 2015 | 01:32

Jargas Rumah Tangga ESDM
indoPetroNews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyatakan, pemerintah berencana meningkatkan pembangunan jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga. Dalam 5 tahun ke depan, ditargetkan dapat dibangun lebih dari 1 juta sambungan rumah dengan total investasi sekitar Rp 20 triliun. Hingga saat ini Pemerintah telah membangun jargas untuk sekitar 90.000 sambungan rumah (SR) di berbagai kota.

"Dalam 5 tahun ke depan, APBN menyediakan dana pembangunan jargas di 10 kota atau sekitar 40.000 SR," ujar Sudirman seperti dilansir dari laman Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (27/4).

Lebih lanjut Sudirman mengemukakan, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina akan membangun sekitar 81.000 SR di 28 kota dan PT PGN akan membangun sekitar 1 juta SR di 172 kota.

Dikatakannya, potensi rumah tangga di Indonesia yang dapat dialiri gas bumi mencapai 7,9 juta SR. Rumah tangga yang dapat dialiri ini, berlokasi di dekat sumber gas atau memiliki infrastruktur gas bumi. Dibutuhkan investasi yang besar untuk mewujudkannya.

Untuk mempercepat pembangunan jargas untuk rumah tangga di berbagai kota, Menteri ESDM menyambut baik usulan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus agar masyarakat juga dilibatkan dalam proses pembiayaannya. Misalnya diminta membayar biaya pemasangan meteringnya.

“Saya kira masyarakat dengan kemampuan yang sudah lebih baik, dapat membayar biaya pasang meteran. Sama seperti memang listrik dan PAM. Nanti Pemerintah berada di belakang, mengajak PGN dan Pertamina untuk mendukung proses ini,” tambahnya.

Pembangunan jargas di Jambi dilakukan tahun 2012 dan rampung pada Februari 2013. Pengaliran gasnya sempat terkendala karena gas yang diproduksi dari KKKS, tidak dapat langsung dialirkan ke masyarakat melainkan harus melalui ruas pipa sepanjang 76 km terlebih dahulu.

Setelah gas berhasil dialirkan, PT Pertamina berencana melakukan pengembangan dengan membangun 2.141 SR dengan biaya sekitar Rp30 miliar.

Kontributor : Epan
Editor : Alf
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login