IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Menteri ESDM Ogah Bahas Jangka Pendek Masalah Energi

Menteri ESDM Ogah Bahas Jangka Pendek Masalah Energi

Written By Indopetro portal on Tuesday, 21 April 2015 | 09:20

Energi
indoPetroNews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ogah membahas persoalan jangka pendek terkait masalah energi. Hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh Menteri, beberapa waktu yang lalu, dalam rapat koordinasi bersama para menteri di istana negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menjelaskan, terdapat dua kelompok arahan dari presiden. Pertama pembangunan secara global dan kedua, persiapan anggaran 2016 mendatang.

Diketahui terdapat Delapan poin arahan umum dalam mengelola pembangunan kedepan. "Presiden mengatakan perlunya membangun rasa aman bagi warga. Dan kepada para Menteri diminta untuk terus meningkatkan tata kelola menuju kepada praktik pemerintahan yang baik," kata Sudirman, di Jakarta, Selasa (21/4).

Kepada menteri, Jokowi meminta agar pembangunan dilakukan mulai dari pinggiran. Yang jauh dari pusat kota harus diperhatikan dan melanjutkan reformasi sistem.

"Pembangunan ini bertumpu kepada pembangunan manusia. Tetap menggunakan RPJMN sebagai pedoman dalam memperhatikan sektor strategis. Menjadikan semangat revolusi mental sebagai pedoman bagi manusia," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sudirman, pemerintah juga harus melakukan efisiensi belanja aparatur sesuai dengan kinerja dan memaksimalkan belanja modal.

"Belanja ini harus memberi manfaat bagi rakyat banyak. Asal dibutuhkan untuk menambah anggaran, belanjanya harus diturunkan," katanya.

Presiden juga meminta kepada para Menteri untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang lama dalam menentukan belanja tahun berikutnya.

"Jangan semata mata menggunakan APBN yang lama. Jadi jangan di tambah 10 persen dari tahun lalu, seperti yang kerap dilakukan selama ini. Hitungannya harus di ulang. Melainkan harus di review dan dilakukan penelaahan," tegas Sudirman.

Sudirman menjelaskan jika pihaknya dalam Enam bulan kedepan sudah menyelesaikan persoalan konsolidasi ditataran kementerian. Dan kedepan sudah harus menyusun leadership di tubuh Kementerian ESDM.

"Bulan ke enam, konsolidasi organisasi sudah hampir tuntas. Eselon 1 sudah ada hasil siapa yang dipilih," ujarnya.

Sudirman mengatakan saat ini banyak pekerjaan rumah (PR) untuk sektor energi. Sehingga saat ini kita melupakan gambar besar di depan mata. Pasalnya, lanjut Sudirman, negara merupakan net importir minyak dan gas bumi terbesar. Sebagian kalangan pengamat dan pejabat masih berpikir kalau kita kaya sumber daya energi.

"Selama ini kita boros dalam menggunakan energi dan terus menggendong subsidi. Kita melupakan gambar besar dan kita terus merecoki harga BBM," tegas Sudirman.Epan
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login