IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Menteri ESDM : Pengembangan Usaha Hulu di Indonesia Belum Serius

Menteri ESDM : Pengembangan Usaha Hulu di Indonesia Belum Serius

Written By kusairi kusairi on Wednesday, 8 April 2015 | 17:37

indoPetroNews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengakui bahwa pengembangan usaha hulu di Indonesia belum serius walau kegiatannya sudah berlangsung cukup lama. Ini terlihat dari minimnya jumah industri penyangga usaha hulu, seperti pipa untuk pengeboran dan lainnya, di tanah air.

Sudirman mengatakan, seharusnya usaha hulu bisa memberikan dampak pada munculnya industri penyangganya. Namun hingga saat ini, industri penyangga tersebut tidak ada, padahal usaha hulu sudah berlangsung sejak lama.

"Ini menggambarkan usaha hulu kita tidak serius, terlihat dari industri penopang yang tidak terbangun. Kedepannya industri penopang harus terbangun. bisnis hulu harus memberikan peluang pada industri penopangnya," ujar Sudirman, di Jakarta, Rabu (8/4).

Sudirman menambahkan, untuk menciptakan industri penopang tersebut, saat ini usaha hulu migas akan dibenahi oleh pemerintah melalui revisi UU Migas. Ia menyesalkan, karena hingga saat ini masih banyak alat-alat pendukung usaha hulu migas, seperti pipa pengeboran, rig dan lain sebagainya, yang masih diekspor.

Saat ini, izin kegiatan usaha hulu migas diberikan oleh pemerintah, namun Pertamina bisa langsung melakukan usaha hulu migas tanpa izin baru. Pertamina juga bisa menggandeng mitra untuk mengelola wilayah kerja yang diberikan pemerintah.

Masa ijin pertambangan migas mencapai 30 tahun - masa eksplorasi selama 10 tahun dan eksploitasi 20 tahun - dan bisa diperpanjang 20 tahun. (Eh.siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login