IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pembangunan Pipa Gas Rumah Tangga Terkendala Murahnya Harga Gas

Pembangunan Pipa Gas Rumah Tangga Terkendala Murahnya Harga Gas

Written By Indopetro portal on Monday, 6 April 2015 | 13:16

Gas Rumah Tangga
indoPetroNews.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menilai, minim dan lambatnya pembangunan infrastruktur pipa gas rumah tangga akibat dari rendahnya harga komoditas tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, harga gas masih dipatok di kisaran Rp40 ribu per bulan.

Kepala BPH Migas, Andy Noorsaman Sommeng, mengatakan akibat harga yang terlalu rendah, pihak swasta tak mau ikut terlibat dalam pengembangan pipa gas rumah tangga. Dengan harga tersebut, pengembalian modal baru bisa dirasakan puluhan tahun kemudian.

"Swasta tidak mau investasi karena harga gasnya murah. Pengembaliannya bisa 28 tahun. Sebab harga gas kota Rp40 ribu per bulan," ujar Andy, di Jakarta, Senin (6/4).

Menurut dia, untuk investasi jaringan gas rumah tangga, dibutuhkan biaya hingga Rp10 juta per rumah.

Dengan tingginya nilai investasi tersebut, harga yang tepat untuk gas pipa adalah Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per bulan. Dan tarif abodemen sebesar Rp50 ribu per bulan.

Padahal, dengan adanya jaringan gas rumah tangga, pemerintah bisa mengurangi impor elpiji.

Sejak dilakukan konversi minyak tanah ke elpiji, konsumsi elpiji nasional menjadi empat juta ton, sedangkan produksi dalam negeri hanya satu juta ton. "Kalau kondisinya begini terus, mau tidak mau, harga elpiji 3 kg maupun 12 kg bakal naik terus, karena harus mengikuti fluktuasi harga minyak Aramco," ujarnya. (Eh.siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login