IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Sebelum Launching Bulan Depan, Dirjen Migas akan Kaji Pertalite

Sebelum Launching Bulan Depan, Dirjen Migas akan Kaji Pertalite

Written By Indopetro portal on Monday, 20 April 2015 | 23:42

PERTALITEindoPetroNews.com - Pemerintah memberikan apresiasi terhadap langkah PT Pertamina (Persero) untuk menghadirkan produk alternatif selain bensin jenis premium dan pertamax. Rencananya Pertamina akan meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM) baru dengan angka oktan RON 90, yang diberi nama pertalite.

Namun sebelum menjualnya ke masyarakat pada Mei mendatang, manajemen badan usaha milik negara di sektor minyak dan gas bumi (migas) itu diminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melaporkannya dulu ke pemerintah.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja menjelaskan, laporan yang diberikan Pertamina akan digunakan instansinya untuk melakukan kajian dari aspek teknis, ekonomi, sosial, sampai politik atas hadirnya Pertalite di masyarakat.

"Kalau menarik Premium, terus mengganti yang baru dan kemudian menaikkan harga, tentu harus bicara dulu dengan Pemerintah dan stakeholder, masyarakat. Bagaimana efeknya dengan harga naik," ujar Wiratmadja di Jakarta, Senin (20/4).

Wiratmadja menyebutkan, jika pertalite hadir untuk menambah jenis BBM yang ada, hal itu tidak akan terlalu berdampak pada masyarakat. Sebab, masyarakat masih memiliki pilihan untuk menggunakan bensin yang lebih murah. Berbeda jika Pertamina berencana menarik peredaran premium secara menyeluruh dan menggantinya dengan pertalite. "Setelah dikaji lengkap, baru bisa di-launching. Tidak bisa tiba-tiba begitu," tegas Wiratmaja.

Sementara itu, rencana peluncuran pertalite oleh Pertamina ini juga mendapat perhatian dari Komisi VII DPR RI. Anggota Komisi VII DPR-RI, Ramson Siagian, menyarankan, agar pemerintah membuat suatu transparansi menyangkut variabel-variabel harga, sehingga tidak ada lagi masalah harga pokok penjualan (HPP) yang selama ini dilakukan operator dan pemerintah yang dinilai menyetujui dengan harga yang terlalu tinggi.

"Kami (DPR) akan melakukan pengawasan terus terhadap kebijakan energi pemerintahan Jokowi-JK," ujar Ramson, di Jakarta, kemarin

Dari pembicaraan dengan Pertamina, Wiratmadja menyebut perusahaan pelat merah itu memahami jika harus mengikuti prosedur yang ada terlebih dahulu sebelum meluncurkan Pertalite.
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login