IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Sofyan Basri Pilih Tarif Listrik Murah Ketimbang Menjadikan PLN Sebagai Service Company

Sofyan Basri Pilih Tarif Listrik Murah Ketimbang Menjadikan PLN Sebagai Service Company

Written By Indopetro portal on Tuesday, 7 April 2015 | 19:24

indoPetroNews.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah mewacanakan agar menjadikan PT PLN Persero sebagai service company. Yang notabenenya hanya mengurusi penjualan listrik ke masyarakat.
Sofyan Basri Direktur Utama PT PLN
Menanggapi wacana Wapres tersebut, Direktur Utama PT PLN Persero, Sofyan Basri mengatakan bahwa hal tersebut masih terlalu jauh.

Sofyan mengaku belum memikirkan hal tersebut karena fokus pada target PLN dalam waktu dekat, yaitu melakukan efisiensi penggunaan BBM. Dengan demikian, tarif listrik untuk masyarakat, industri dan lainnya bisa lebih terjangkau, sehingga industri bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

"Mimpi saya, tarif listrik untuk industri mungkin diturunkan agar para investor antusias menambah lapangan kerja. Kalau tarif listrik industri naik terus, tidak akan ada yang mau investasi. Kuncinya efisiensi PLN ke dalam seluruh bahan baku utama seperti batubara, gas, BBM, dan lainnya," ujar Sofyan di kantor PLN Jakarta, Selasa (7/4).

Bahan bakar termahal yang dgunakan PLN saat ini, kata Sofyan adalah BBM. Oleh karena itu, PLN akan menghilangkan penggunaan BBM untuk bahan bakar pembangkit listrik dan dialihkan untuk pembangkit yang lebih efisien seperti batubara, gas, panas bumi dan lainnya.

"BBM akan saya turunin drastis, diesel-diesel akan saya matiin. Itu akan efisien Rp10 triliun," katanya.

Tentang program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu MW, dimana PLN hanya mendapat jatah 10 ribu MW, Sofyan mengaku mensyukuri jatah tersebut. Bukan karena karena PLN tak mampu membangun pembangkit lebih banyak dari jatah itu, tapi karena pendanaannya.

Statusnya PLN sebagai BUMN, kata Sofyan, juga menjadi pertimbangan karena keuangannya diawasi dengan ketat. Berbeda dengan swasta yang bisa begitu saja berinvestasi jika investasinya diprediksi menguntungkan.

"Tapi, walau pembangkitnya dibangun swasta, jaringannya tetap dikuasai PLN," katanya. (Eh.siregar)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login