IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » CPO Supporting Fund Sudah Mulai Diterapkan

CPO Supporting Fund Sudah Mulai Diterapkan

Written By Indopetro portal on Wednesday, 6 May 2015 | 14:57

indoPetroNews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan beleid mengenai pungutan dana pengembangan sawit atau yang dikenal sebagai CPO supporting fund (CSF) sudah diteken Presiden Joko Widodo.

Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi ( Dirjen EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan beleid berbentuk Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) itu saat ini sudah dilimpahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk di catat sebagai lembar negara.

Dengan diterbitkannya, Rida memastikan kebijakan untuk menarik pungutan sebesar US$ 50 untuk setiap ton CPO yang diekspor dan US$ 30 per ton untuk ekspor produk olahan CPO seperti Olein akan segera diterapkan. "Saya sendiri belum dapat salinanya. Tapi yang saya dapat infonya barusan, PP dan Perpres tadi sudah diteken dan sedang dikoordinasi di level Menteri Koordinator,” ujar Rida di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5).

Ia mengatakan pemerintah pun akan membentuk Badan Layanan Umum (BLU) guna mencatat serta mengatur penggunaan dana atas CPO supporting fund. "Kan dana tadi akan digunakan untuk re-planting hingga menutupi pembelian biodiesel Pertamina dari produsen. Jadi harus dicatat benar. Kalau soal (proporsi) penggunaan dana nantinya ada di BLU," ujarnya.

Sebagai informasi, kebijakan untuk mengutip dana pendukung sawit sedianya akan mulai diterapkan pada April 2015. Lantaran harus melewati pembahasan yang panjang, kebijakan CPO supporting fund pun molor dan baru akan diterapkan mulai pertengahan Mei 2015. Selain CPO supporting fund, Rida menambahkan pemerintah juga akan tetap mengenakan pungutan Bea Keluar (BK) sebesar 7,5 persen untuk CPO dan produk turunan CPO yang akan diekspor.

Akan tetapi, Bea Keluar tadi akan lebih dulu dikurangi US$ 50 dan US$ 30 per ton sebagai kewajiban CPO supporting fund. "Kalau soal besaran threeshold di harga US$ 750 per ton sepertinya tidak ada perubahan. Nantinya akan ada pengumuman lebih rinci dari aturan ini," katanya.Epan
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login