IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Lukman Mahfoedz : Penurunan Produksi Akibat Faktor Alam, Bukan Perizinan

Lukman Mahfoedz : Penurunan Produksi Akibat Faktor Alam, Bukan Perizinan

Written By Indopetro portal on Wednesday, 20 May 2015 | 17:45

indoPetroNews.com - Presiden Direktur PT Medco Energy Internasional Tbk, Lukman Mahfoedz, mengatakan penurunan produksi minyak di Indonesia bukan karena kendala perizinan, tapi karena faktor alam yang sulit. 

Menurut Lukman, kondisi pertambangan migas saat ini berbeda dengan kondisi dulu. Soalnya dulu produksi minyak bisa mencapai di atas satu juta barel per hari karena memang kondisi alamnya memungkinkan sehingga tidak memerlukan teknologi canggih. Berbeda dengan saat ini, dimana cadangan migas baru banyak yang berada di laut dalam.

"Menemukan minyak semakin lama semakin sulit di Indonesia. bukan karena peraturannya, tapi karena lokasinya lebih sulit," ujar Lukman yang juga mantan presiden IPA di Jakarta, Rabu (20/5).


Untuk mengejar target produksi, kata dia, dibutuhkan keseriusan pemerintah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) selaku pemain di lapangan. Dengan kondisi yang semakin sulit tersebut, sudah pasti dibutuhkan biaya besar dan teknologi canggih.
Tambahan lagi, dalam lima tahun terakhir, cadangan migas yang ditemukan tidak ada yang besar. Hal ini berbeda dengan saat kondisi alam masih mudah, produksi minyak bisa mencapai 1,5 juta barel, dan itu hanya diperoleh dari 25 lapangan minyak. Saat ini produksi hanya 800 ribu barel, padahal dari 370 lapangan.

"Sekarang itu temuan cadangan, kecil-kecil, tapi banyak. Kita masih belum mendapatkan discovery yang besar. itu adanya di laut dalam di sebelah timur," katanya. Dengan kondisi yang sulit tersebut, dalam tiga tahun terakhir ini, ada 12 KKKS yang gagal melakukan eksplorasi.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login