IndoPetroNews

Headlines News :
Home » » Menteri ESDM Belum Berikan Surat Tugas Resmi Kepada Komite Eksplorasi Nasional

Menteri ESDM Belum Berikan Surat Tugas Resmi Kepada Komite Eksplorasi Nasional

Written By kusairi kusairi on Friday, 22 May 2015 | 10:21

indoPetroNews.com - Untuk meningkatkan kerja eksplorasi minyak dan gas bumi (Migas), beberapa waktu yang lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said membentuk Komite Eksplorasi Nasional yang diketuai oleh Andang Bachtiar.

Tim ini nantinya yang akan mendorong supaya kegiatan eksplorasi migas dapat dilakukan secara besar-besaran, termasuk memperbaiki cadangan migas yang turun dalam satu dekade terakhir.

Namun, Andang yang ditemui pada acara Indonesian Petroleum Association (IPA), di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/5), mengaku sampai saat ini, dirinya belum mendapatkan surat tugas resmi dari Menteri ESDM. "Belum dapat Surat Keputusan Menteri. Tapi sudah bekerja," ujar Andang.

Meski belum mendapatkan surat tugas, namun Andang tengah menyusun tim yang akan membantu tugasnya. Dia ingin tim ini nantinya tidak hanya berasal dari satu disiplin ilmu. Agar bisa menghasilkan rekomendasi yang komprehensif mengenai permasalahan dan upaya meningkatkan eksplorasi migas di Indonesia.

Andang mengatakan, Komite Eksplorasi ini juga mendapat tugas untuk memperpendek regulasi di industri migas, seperti mempermudah proses tender. Dia juga ingin memangkas waktu dari menang lelang wilayah kerja sampai eksplorasi menjadi hanya 3-5 tahun.

"Tugas saya bukan teknis saja tapi overall dapat reserve tambahan. Salah satunya, harus perpendek 3 sampai 5 tahun sehingga IRR lebih dari 50 persen," ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, pengusaha migas menghabiskan waktu hingga 10 tahun untuk pengurusan perizinan dan proses lelang sebelum melakukan kegiatan eksplorasi. Harapannya, jika hal ini bisa diperbaiki, iklim investasi di Indonesia bisa semakin menarik.

Untuk melakukan tugas ini, Andang berharap Menteri Sudirman bisa memberikan masa tugas cukup lama. Dia tidak ingin masa tugas komite ini seperti Tim Reformasi dan Tata Kelola Migas yang dipimpin Faisal Basri, yang hanya enam bulan. Enam bulan merupakan waktu yang terlalu singkat untuk masa kerja Komite Eksplorasi. "Sudirman Said ingin saya punya solusi cepat. Pemerintah maunya cepat-cepat," ujarnya.

Sebelumnya, Sudirman mengatakan pembentukan Komite Eksplorasi merupakan rekomendasi dari para pelaku industri migas yang tergabung dalam Indonesian Petroleum Association (IPA). Tim independen ini diharapkan dapat mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan yang selama ini menghambat industri migas.

"Rekomendasi sudah begitu banyak. Inilah waktunya untuk eksekusi. (Jadi tim independen ini) tidak akan buat rekomendasi tapi menjalankan apa yang sudah direkomendasikan," kata Sudirman.EHS
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login