IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pemerintah Masih Cari Pola Pengumuman Kenaikan BBM

Pemerintah Masih Cari Pola Pengumuman Kenaikan BBM

Written By Indopetro portal on Friday, 15 May 2015 | 14:37

indoPetroNews.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih belum menemukan mekanisme pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah juga tengah mengkaji penetapan pola tersebut, agar nantinya tidak terjadi guncangan di masyarakat.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan, pemerintah dan PT Pertamina (Persero) tengah duduk bersama dan mengkaji pola penetapan harga BBM. Rencananya mekanisme tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat. "Kita dan Pertamina nantinya dapat mengumumkan penyesuaian harga dengan pola yang sudah disesuaikan," katanya di Jakarta, Jumat (15/5).

Mekanisme ini dibuat terkait pembatalan kenaikan harga BBM yang diketahui melalui surat edaran dari Pertamina, yang mengatakan, per 15 Mei 2015, pukul 00.01 WIB, harga Pertamax untuk wilayah Jakarta naik dari Rp8.800 per liter menjadi Rp9.600 per liter. Sementara harga Pertamax Plus naik menjadi Rp10.550 per liter, Pertamax Dex Rp12.200 per liter, dan Solar keekonomian nonsubsidi Rp9.200 per liter.

Namun, tiba-tiba perusahaan pelat merah tersebut membatalkan kenaikan harga pada Kamis Malam (14/5), melalui siaran persnya. Pertamina beralasan pembatalan kenaikan harga dilakukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran di kalangan masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Pusat Komunikasi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pembatalan kenaikan harga Pertamax yang seharusnya diberlakukan per 15 Mei 2015 pukul 00:00 WIB, itu. "Pemerintah tidak ikut campur," kata Dadan.

Diketahui pola kenaikan harga BBM nantinya akan mengatur kapan dan bagaimana penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) diumumkan. Seperti diketahui, pemerintah dan Pertamina selama ini selalu mengumumkan kenaikan harga secara mendadak.

Misalnya kenaikan harga solar bersubsidi dan Premium yang diberlakukan mulai 28 Maret pukul 00:00 WIB. Pemerintah baru mengumumkan kenaikan harga pada 27 Maret 2015 sekitar pukul 21.00 atau hanya tiga jam sebelum pemberlakuan harga baru.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login