IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Pertalite Batal Meluncur, Ada Apa?

Pertalite Batal Meluncur, Ada Apa?

Written By Indopetro portal on Tuesday, 12 May 2015 | 12:24

indoPetroNews.com - Alasan belum adanya kesiapan, membuat peluncuran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite batal diterbitkan PT. Pertamina (Persero) pada Mei tahun ini.

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menduga, ketidaksiapan perseroan dalam meluncurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan RON 90, BBM Pertalite, kemungkinan terkait dengan belum rampungnya izin dari pemerintah, dalam hal ini, izin dari Presiden Joko Widodo.

“Iya ini kan ditunda, katanya mau minta izin ke pemerintah dulu. Tinggal pemerintahnya gimana, atau ke menteri-menteri yang relevan. Tapi menurut saya yang paling pas ya Jokowi,” katanya di Jakarta, Selasa (12/5).

Menurut Marwan, belum adanya kesiapan yang matang dari sisi prosedur oleh Pertamina merupakan salah satu faktor gagalnya BBM Pertalite diluncurkan. “Artinya, mungkin Pertalite menganggap sama seperti Pertamax. Karena ini barang non-subsidi jadi dianggap tidak perlu approval dari pemerintah," ujarnya.

Selain itu, kemungkinan adanya kealfaan dalam meminta persetujuan di dalam jajaran internal PT Pertamina juga dinilai nyata adanya. Sehingga, hal tersebut dirasa kurang tepat dan kembali membutuhkan waktu.

"Di sini mungkin ada kealfaan. Belum minta approval komisaris. Bisa saja dianggap hal yang kurang tepat, sehingga harus ada sosialisasi dan permohonan izin tadi yang menyebabkan belum ada persetujuan,” jelas Marwan.

Namun, jika BBM Pertalite jadi segera diluncurkan, maka pria kelahiran Sumatera Utara ini menyambut positif peluncuran BBM dengan RON 90 tersebut. Menurutnya, BBM Pertalite merupakan alternatif pilihan produk yang lebih baik untuk menggantikan BBM Premium atau RON 88.

Sebelumnya, di lain tempat, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk segera meluncurkan Pertalite yang merupakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru dengan RON 90.

"Mereka malah antusias, minta untuk cepet-cepet, gaspol sajalah," kata Bambang, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (12/5) malam. Bambang menyebutkan, saat berdiskusi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ada catatan yang mengharuskan Pertamina untuk melakukan konsistensi dalam memasarkan suatu produk.

Lanjut Bambang, permintaan YLKI mengenai waktu peluncuruan Pertalite untuk disegerakan lantaran masyarakat yang sudah tidak sabar untuk menjadi varian BBM. "Karena kita sudah tunggu-tunggu. Kita memang sebenarnya butuh BBM yang wajar daripada faktanya banyak yang campur sendiri," tutupnya.(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login