IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Petronas Caligari Hasilkan Minyak 3.700 Barel di Lapangan Bukit Tua

Petronas Caligari Hasilkan Minyak 3.700 Barel di Lapangan Bukit Tua

Written By Indopetro portal on Tuesday, 19 May 2015 | 20:19

indoPetroNews.com - Lapangan Bukit Tua tengah hasilkan 3.700 barel minyak per hari dan 2 juta kaki kubik gas bumi per hari. Lapangan Wilayah Kerja Ketapang dengan kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) Petronas Carigali telah mulai produksi minyak dan gas bumi pada Minggu, 17 Mei 2015.

"Secara bertahap akan meningkat hingga produksi puncak sebesar 20 ribu barel minyak per hari dan 50 juta kaki kubik per hari pada tahun 2016," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi di Jakarta, Selasa (19/5).

Amien mengatakan, perjanjian jual beli gas dari Lapangan Bukit Tua telah dilakukan bersama dengan Petrogas Jatim Utama, yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gas tersebut akan digunakan untuk pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan energi domestik yang terus meningkat setiap tahunnya. "Upaya ini sesuai komitmen industri hulu migas untuk meningkatkan pasokan gas untuk domestik," katanya.

Ditempat yang sama, General Manager Petronas Indonesia, Hazli Sham Kassim menyampaikan Lapangan Bukit Tua merupakan proyek hulu migas terbesar Petronas di Indonesia. "Petronas telah menginvestasikan sekitar US$ 800 juta untuk proyek di Bukit Tua," katanya.

Lapangan Bukit Tua terletak di laut utara Jawa Timur, 35 kilometer sebelah utara Pulau Madura, dan 110 kilometer timur laut Kota Gresik, Jawa Timur. Pengembangan Wilayah Kerja Ketapang dilakukan secara terpadu yang melibatkan fasilitas pendukung lainnya seperti fasilitas produksi, penyimpanan, dan pengangkutan terapung (floating production storage and offloading/FPSO) yang diberi nama Ratu Nusantara.

Anjungan Bukit Tua terhubung dengan FPSO Ratu Nusantara, yang memiliki kapasitas pengolahan minyak hingga 20 ribu barel per hari dan 70 juta kaki kubik gas bumi per hari, serta 20 ribu barel air per hari. Selain itu, kapal ini dirancang mampu menyimpan hingga 630 ribu barel minyak yang telah diproses. Kemudian, fasilitas ini terhubung melalui pipa bawah laut sepanjang 110 kilometer, dengan fasilitas penerimaan di darat atau Onshore Receiving Facility (ORF) di Gresik. Gas yang diproduksi akan disalurkan ke ORF di Gresik melalui pipa, sedangkan minyak akan dikirim dengan kapal tanker untuk di ekspor.

Wilayah Kerja Ketapang dioperatori oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd berdasarkan kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Kepemilikan saham Petronas di wilayah kerja tersebut sebesar 80 persen. Sisanya, dimiliki PT Saka Ketapang Perdana, yang merupakan anak perusahaan dari Perusahaan Gas Negara (PGN).(ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login