IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Holding Migas Baru, Jawaban Persaingan International

Holding Migas Baru, Jawaban Persaingan International

Written By Indopetro portal on Monday, 8 June 2015 | 14:48

indoPetroNews.com - Rencana pembentukan perusahaan holding migas nasional baru, dianggap akan memudahkan ekspansi bisnis lokal dan mancanegara.

Koordinator Gas, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Achmad Wijaya menyebutkan, keberadaan perusahaan energi yang saat ini terpisah-pisah membuat semuanya sulit untuk berkembang.

Selain itu, harga jual minyak dan gas bumi (Migas) dari Sabang sampai Marauke tidak pernah sama. Seakan kedua perusahaan (PT. Pertamina dan PT. PGN) kesulitan bersaing di level international.

"Coba lihat PT Semen Indonesia, setelah digabungkan maka mereka sangat kuat, dan mampu melakukan ekspansi hingga ke Vietnam, dan mungkin akan ke negara lainnya," kata Wijaya, di Jakarta, Senin (8/6).

Menurut dia, keberhasilan Dwi Soetjipto ketika memimpin holding PT. Semen Indonesia (SMGR) bisa diterapkan dalam memimpin holding energi, saat memimpin Pertamina.

"Kalau holding energi bisa mencontoh holding PT. Semen yang sudah mampu melakukan ekspansi secara lincah, lalu ada holding perkebunan, pupuk, dan sebentar lagi ada kehutanan, maka keberadaan holding energi menjadi kebutuhan yang harus disiapkan dari sekarang. Tidak perlu menunggu lama-lama, Petronas adalah contoh yang baik, dia sangat lincah melakukan ekspansi," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Muslimin Anwar mengingatkan, meski agak telat, namun belum terlambat untuk mengejar ketinggalan perusahaan holding energi Indonesia dibanding Petronas dari Malaysia.

"Saya optimistis, jika dibentuk holding energi, maka ketertinggalan aset Pertamina yang sangat jauh dari Petronas, pasti akan terkejar," tutur doktor bidang Finansial dari Brunel University of London ini.

Penyatuan Shell dan British Group adalah satu contoh upaya perusahaan untuk menggabungkan kekuatan dalam pengembangan bisnis gas dari hulu sampai hilir.

Dia menjelaskan, di satu sisi Shell menguasai ladang gas besar di beberapa wilayah, sementara British Group mempunyai portofolio di bisnis hulu dan hilir gas.

"Penyatuan kekuatan perusahaan akan memudahkan perusahaan untuk memenangkan kompetisi gas internasional. Indonesia bisa seperti Shell dan BG, bila menjadikan holdingenergi sebagai kekuatan," ungkap Muslimin. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login