IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » Kinerja Kementerian ESDM Dipertanyakan

Kinerja Kementerian ESDM Dipertanyakan

Written By Indopetro portal on Monday, 15 June 2015 | 14:49

indoPetroNews.com - Direktur Program Lembaga Kajian dan Advokasi Energi dan Sumber Daya Alam (LKA-ESDA) AC Rachman mengatakan ajang penghargaan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Awards 2015 yang digelar baru-baru ini, tidak menggambarkan bahwa kondisi Kementerian atau lembaga di negeri ini, berjalan dengan baik.

"Pemerintahan saat ini baru berjalan efektif setengah tahun, jadi penilaiannya masih terlalu prematur," jelas Rachman, di Jakarta, Senin (15/6).

Menurut Rachman, bahkan salah besar saat ada Menteri yang memerintah saat ini mengklaim penghargaan yang diberikan oleh BKN adalah prestasi yang bersangkutan. Salah satunya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). pasalnya pencapaian itu tidak terlepas dari hasil audit kinerja kementerian pada tahun lalu atau kabinet sebelumnya.

"Waktu itu, Pak Chairul Tanjung merangkap jabatan sebagai Menteri ESDM," ujar dia.

Ia menjelaskan, pihaknya berharap jajaran menteri dan pimpinan lembaga di Kabinet Kerja Presiden Jokowi tidak cepat puas dengan peringkat kinerja pengelolaan kepegawaian tersebut. Namun, membuktikan kinerjanya mempercepat realisasi program yang sudah dijanjikan kepada masyarakat selama ini.

"Kami melihat kinerja kementerian atau lembaga pemerintah masih belum optimal. Bahkan ada kementerian yang terkendala nomenklatur dan anggaran. Saat ini ada kementerian yang belum punya mitra kerja atau Komisi di DPR," ungkap dia.

Selain itu, kata dia, tujuan pengelola kepegawaian guna menyajikan layanan prima kepada masyarakat. Selain itu, setiap kementerian atau lembaga dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mengembangkan manajemen berbasis kinerja secara online dan sistem informasi kepegawaian (SIPEG) yang terintegrasi untuk memudahkan dalam memantau kinerja PNS secara keseluruhan.

Di lain tempat, pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio mengatakan, penilaian yang dilakukan BKN itu merupakan pencapaian atas kinerja kementerian atau lembaga, bukan kinerja perorangan atau menteri. "Makanya, kita harus melihat lebih detail kategori dan mekanisme penilaian sebenarnya seperti apa?," ujar Agus.(ehs)


Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login