IndoPetroNews

Headlines News :
Home » , » KUD Gugat Pertamina EP

KUD Gugat Pertamina EP

Written By Indopetro portal on Monday, 15 June 2015 | 17:05

indoPetroNews.com - Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Pangan menggugat PT. Pertamina EP yang telah melakukan pemutusan kontrak sepihak dalam pengelolaan sumur di Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur.

Pertamina EP dituduh dengan sengaja telah memutus kontrak kerja KUD Sumber Pangan dan secara diam-diam membentuk sebuah Paguyuban yang baru sebagai pemasok minyak dari para penambang rakyat.

Ketua KUD Sumber Pangan, Aji Purnomo mengatakan pihak Pertamina EP telah menyalahi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam kontrak keduanya dijelaskan bahwa sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), nomor 371K/13/DJM.E/2012. pengelolaan sumur tua di wilayah Cepu berlangsung selama 5 tahun, yakni 2012 - 2017.

"Jika memang pihak Pertamina EP sudah tidak ingin bekerjasama dengan KUD, maka sebaiknya mereka (Pertamina EP) memberikan waktu hingga berakhirnya masa kontrak (2017). Jadi tidak main sepihak seperti ini," kata Aji, dalam konpres yang di Jakarta, Senin (15/6).

Aji mengungkapkan, dengan pemutusan sepihak ini, sekitar 6.000 penambang minyak dari Bojonegoro tersebut, terancam kehilangan mata pencahariannya.

"Pertamina sama sekali tidak melakukan sosialisasi dalam penunjukkan paguyuban tersebut. Dan kondisi disana saat ini, Pertamina EP hanya menerima minyak dari paguyuban saja," beber dia.

Aji mengatakan selama ini, KUD telah memberikan sumbangsih terhadap pembangunan kedaulatan energi. KUD yang beralamat di Kedewean, RT. 016 RW 03. Bojonegoro, Jawa Timur ini telah menghasilkan minyak 20 barel per hari, dari satu sumur tua di wilayah tersebut.

"Kami jelas mengalami kerugian. Belanja anggota KUD per hari dalam menghasilkan minyak saja Rp.2 miliar per hari. Padahal kami sudah membantu pemerintah menambang sumur tua disana. 20 barel per hari Itu masih satu sumur, sementara disana ada ratusan sumur," ungkap Aji.

Aji mengharapkan agar pihak Pertamina EP dapat mengkaji ulang keputusannya membuat paguyuban yang jelas-jelas tidak berlandaskan dengan hukum. (ehs)
Share this post :
Comments
0 Comments

Post a Comment

www.indopetronews.com

 
Support : Web Master | Indokarmed | Web Hosting
Copyright © 2013. indoPetroNews - All Rights Reserved
Web Design Web Master Published Media Patner by Jurnalis Rakyat
Proudly powered by Portal Login